Jajal Langsung Daihatsu Sigra, Jadi Paham Kenapa Mobil Ini Laris di Daerah

Wisnu Andebar - Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Daihatsu Sigra adalah volume maker Daihatsu di Indonesia

GridOto.com - Banyak yang menganggap persaingan pasar mobil nasional ditentukan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Namun bagi Daihatsu, peta kekuatannya justru berbeda.

Data internal perusahaan menunjukkan hingga Maret 2026, sebanyak 81 persen penjualan Daihatsu berasal dari wilayah non-Greater Jakarta, sedangkan kontribusi Greater Jakarta hanya 19 persen.

Fakta tersebut menjadi salah satu hal yang terlintas di benak saya saat menjajal Daihatsu Sigra dalam program liputan khusus GridOto.com bertajuk Barisan Sang Penguasa.

Lewat kegiatan ini, redaksi mencoba langsung berbagai model mobil Jepang yang secara merek masih menempati top of mind pasar otomotif di Indonesia.

Di tengah deretan model dengan teknologi semakin canggih dan fitur yang terus bertambah, ada satu nama yang terasa sangat membumi sekaligus mendominasi jalanan Indonesia, yakni Daihatsu Sigra.

Dalam kesempatan tersebut, saya mendapat giliran menguji Daihatsu Sigra 1.2 R AT Deluxe, varian tertinggi dari lini LCGC tujuh penumpang milik Daihatsu.

Dan setelah mengendarainya di berbagai kondisi jalan, cukup mudah memahami mengapa mobil ini mampu konsisten berada di jajaran mobil terlaris nasional.

Selama tes berlangsung, saya justru semakin memahami bahwa kekuatan Sigra bukan terletak pada kemampuannya menjadi mobil paling bergengsi di Jakarta.

Sebaliknya, mobil ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang jumlahnya jauh lebih besar dan tersebar di berbagai daerah Indonesia.

Baca Juga: Tes Daihatsu Sigra, Sang Penguasa yang Paham Kebutuhan Orang Indonesia

Hal itu sejalan dengan data penjualan Daihatsu.

Jika banyak merek otomotif menjadikan Jabodetabek sebagai medan pertempuran utama, Daihatsu justru memperoleh mayoritas volumenya dari luar kawasan tersebut.

Bahkan kontribusi penjualan mereka di wilayah non-Greater Jakarta terus meningkat dari 77 persen pada FY 2025 menjadi 81 persen pada YTD Maret 2026.

Wisnu/GridOto.com
Daihatsu Sigra jadi salah satu tulang punggung penjualan Daihatsu

Di pasar seperti inilah Sigra memainkan peran yang sangat penting.

Bagi banyak keluarga Indonesia, terutama di kota lapis kedua, daerah pinggiran, hingga kawasan luar Pulau Jawa, kebutuhan utama kendaraan masih sangat sederhana.

Mobil harus irit bahan bakar, mudah dirawat, suku cadangnya tersedia luas, memiliki kabin yang cukup untuk keluarga, dan yang tidak kalah penting, cicilannya masih masuk akal.

Semua kebutuhan tersebut ada pada Sigra.

Karena itulah mobil ini diterima luas oleh konsumen di berbagai wilayah.

Bukan karena fitur yang paling canggih atau performa yang paling tinggi, melainkan karena mampu menjalankan fungsi dasar kendaraan keluarga dengan biaya kepemilikan yang relatif rendah.

Kuatnya posisi Daihatsu di daerah juga terlihat dari distribusi penjualannya berdasarkan karakter wilayah.

Saat pasar Nasional memiliki kontribusi rural dan remote area sebesar 33 persen, porsi penjualan Daihatsu di wilayah yang sama mencapai 46 persen.

Artinya, hampir setengah penjualan Daihatsu berasal dari kawasan yang sering kali luput dari sorotan industri otomotif nasional.

Strategi yang digunakan pun berbeda. Alih-alih hanya mengandalkan showroom, Daihatsu aktif mendekati konsumen secara langsung melalui berbagai aktivitas lapangan.

Tenaga penjual mereka banyak hadir di pasar tradisional, pusat keramaian masyarakat, hingga berbagai kegiatan komunitas.

Pendekatan tersebut membuat Daihatsu mampu menjangkau konsumen yang memang menjadi tulang punggung pasar otomotif Indonesia, yakni masyarakat yang membutuhkan kendaraan fungsional untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Hasilnya terlihat jelas. Sigra bersama Ayla berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 36,8 persen di segmen LCGC.

Angka yang menunjukkan bahwa formula sederhana masih sangat relevan di Indonesia.

Data Daihatsu juga menunjukkan kekuatan merek ini tersebar di hampir seluruh wilayah.

Jawa menyumbang 60,1 persen pasar, Sumatera 18,8 persen, Indonesia Bagian Timur 11,9 persen, dan Kalimantan 9 persen.

Di seluruh kawasan tersebut, Daihatsu konsisten berada di posisi kedua pasar otomotif Nasional berdasarkan data registrasi kendaraan.

Pada akhirnya, setelah merasakan langsung karakter Daihatsu Sigra dan melihat data penjualannya, satu hal menjadi jelas.

Untuk menjadi penguasa pasar Indonesia, sebuah mobil tidak harus menang di Jakarta.

Karena pasar terbesar sesungguhnya berada di luar sana, di kota-kota kecil, daerah penyangga, hingga pelosok yang selama ini menjadi basis kekuatan Daihatsu Sigra.

Dan dari sanalah mobil ini terus mengumpulkan volume penjualan yang membuat namanya bertahan sebagai salah satu mobil terlaris di Indonesia.

YANG LAINNYA