GridOto.com - Ladies, jika kamu beraktivitas harian selalu menggunakan mobil, jangan lupa untuk lakukan perawatan secara berkala.
Perawatan berkala yang harus dilakukan ini meliputi penggantian oli mesin dan juga servis rutin.
Pergantian oli mesin sebaiknya dilakukan secara berkala jangan sampai terlalu lama ditunda.
Pasalnya, oli mesin yang terlambat diganti bisa memunculkan banyak efek negatif ke mesin mobil.
"Jika terlambat ganti oli mesin, yang sering terjadi itu kondisi oli sudah rusak," buka Tri Pranoto, owner bengkel spesialis Honda Clinic Pradana kepada GridOto.
Baca Juga: Tanpa Disadari, Cara Pakai Skutik Seperti Ini Bikin Motor Ladies Cepat Aus
"Oli yang sudah rusak menimbulkan sludge atau lumpur," tambahnya saat dihubungi pada Kamis (28/05/2026).
Munculnya sludge pada oli mesin mobil ini bisa membuat kerusakan merembet ke komponen mesin lainnya.
"Timbulnya sludge atau lumpur itu dapat menghambat pompa oli mesin mobil," sahut Rahmat, pemiilik bengkel Auto Clinic 19 Kranji, Bekasi, Jawa Barat.
Dampaknya komponen mesin lebih mudah aus dan muncul suara kasar akibat pelumasan yang tidak maksimal karena sirkulasi oli mesin kurang lancar.
"Efeknya suara mesin mobil terdengar lebih kasar," kata Rahmat.
Baca Juga: Bahaya Isi Oli Mesin Melebihi Kapasitas yang Sudah Ditentukan
"Kemudian tarikan mesin terasa lebih berat kalau sampai telat ganti oli mesin," tambahnya.
Supaya enggak lupa, catat jadwal pergantian oli mesin dengan berpatok pada odometer ataupun pada hitungan bulan.
"Pergantian oli mesin dilakukan setiap 5.000 km sekali," wanti Rahmat.
"Jika mobil jarang digunakan, disarankan diganti setiap 6 bulan sekali," tuturnya.
Atau kamu juga bisa minta tolong bengkel untuk ingatkan jadwal pergantian oli mesin dan servis.
Pasalnya beberapa bengkel resmi maupun umum punya layanan pengingat servis.