Daihatsu Sebut Kredit Mobil Tenor 8 Tahun Tak Terlalu Diminati Konsumen

Naufal Shafly - Kamis, 28 Mei 2026 | 16:00 WIB

Ilustrasi pembelian mobil Daihatsu

GridOto.com – Skema kredit mobil baru dengan tenor panjang hingga 8 tahun kini semakin mudah ditemukan di berbagai perusahaan pembiayaan.

Namun, ternyata minat konsumen terhadap program ini belum terlalu besar.

Menurut Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), opsi tenor panjang sebenarnya sudah lama tersedia di jaringan dealer Daihatsu.

"Kalau program terkait dengan pembiayaan melalui lembaga pembiayaan dengan tenor sampai dengan 8 tahun sebenarnya pilihan atau opsi ini sebenarnya kita sudah ada dari dua tiga tahun yang lalu," ungkapnya.

Meski begitu, penerapan tenor panjang tidak bisa dilakukan secara sembarangan oleh perusahaan leasing.

Setiap produk pembiayaan kendaraan harus melalui proses persetujuan dari regulator sebelum dipasarkan ke konsumen.

"Kalau produk leasing itu tidak bisa ditentukan oleh leasing sendiri. Semua product development di keuangan khususnya leasing itu harus di-approve (disetujui) oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan)," jelas Tri.

Dari sisi daya serap pasar, kontribusi tenor 8 tahun masih tergolong kecil.

Angkanya hanya berkisar antara 5 hingga 10 persen dari total pembiayaan kendaraan Daihatsu.

Baca Juga: Daihatsu e-Smart Hybrid, Mobil JDM Termurah di Indonesia yang Irit BBM

"Hanya 5 sampai 10 persen untuk yang (tenor) 8 tahun," kata Tri.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun cicilan lebih ringan, konsumen belum sepenuhnya tertarik untuk mengambil tenor panjang.

Ia menjelaskan, faktor psikologis menjadi salah satu alasan utama.

Banyak pembeli merasa durasi kredit yang terlalu lama berpotensi menimbulkan rasa jenuh karena harus menanggung cicilan dalam waktu panjang.

Mayoritas konsumen justru lebih memilih tenor yang lebih singkat, yakni di kisaran 4 hingga 5 tahun.

"Umumnya orang berpikir, 'wah saya kredit 4 atau 5 tahun aja lah supaya nggak kelamaan'," tambah Tri.

Pada akhirnya, baik dealer maupun perusahaan pembiayaan hanya menyediakan berbagai pilihan skema kredit untuk menyesuaikan kebutuhan pasar.

Sementara keputusan akhir tetap berada di tangan konsumen, menyesuaikan dengan kondisi finansial serta kenyamanan masing-masing.

"Ya pada dasarnya itu (tenor 8 tahun) pilihan ya, semua kembali ke masing-masing kebutuhan konsumen seperti apa," paparnya.

YANG LAINNYA