Ferrari Siap Beri Kejutan, Siapkan Senjata Listrik Bernama Luce

Ferdian - Senin, 25 Mei 2026 | 17:45 WIB

Feerari Luce EV

Perjalanan elektrifikasi Ferrari semakin dipercepat setelah perusahaan menunjuk Benedetto Vigna sebagai CEO pada September 2021.

Vigna yang merupakan seorang fisikawan telah menghabiskan sekitar 25 tahun kariernya di perusahaan pembuat chip STMicroelectronics.

Kehadirannya dianggap menjadi bagian penting dalam transformasi Ferrari menuju era kendaraan listrik.

Setahun kemudian, tepatnya pada Juni 2022, Vigna memperkenalkan rencana bisnis jangka menengah Ferrari.

Saat itu perusahaan menargetkan mobil listrik dapat menyumbang 40 persen dari total lini produknya pada 2030.

Target tersebut muncul setelah Uni Eropa mengeluarkan kebijakan yang secara efektif akan melarang penjualan mobil baru berbahan bakar bensin mulai 2035.

Ferrari juga menargetkan mobil listrik pertamanya meluncur pada 2025.

Baca Juga: Ferrari 296 Speciale, Arah Baru Performa Tinggi yang Lebih Stabil

Pada Juni 2024, Reuters melaporkan bahwa mobil listrik pertama Ferrari diperkirakan akan dibanderol dengan harga lebih dari 500.000 euro.

Di tahun yang sama, Ferrari juga meresmikan fasilitas baru bernama e-building di kompleks pabriknya di Maranello, Italia.

YANG LAINNYA