GridOto.com - Ferrari, yang selama ini dikenal lewat raungan mesin V8 dan V12 khasnya, kini bersiap meluncurkan mobil listrik murni pertamanya bernama Luce.
Meski begitu, tak banyak yang tahu kalau perjalanan Ferrari menggarap mobil ini bisa dibilang cukup panjang.
Semua dimulai dari penggunaan teknologi hybrid di mobil balap Formula One lebih dari satu dekade lalu.
Langkah awal Ferrari dimulai pada 2014 saat perusahaan memperkenalkan teknologi powertrain hybrid di ajang Formula One.
Sebelumnya, sistem pemulihan energi kinetik saat pengereman atau KERS telah digunakan sejak 2009 sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi sekaligus performa kendaraan balap.
Pengembangan teknologi tersebut kemudian mulai diterapkan ke mobil produksi massal.
Pada Mei 2019, Ferrari memperkenalkan SF90 Stradale, mobil hybrid produksi massal pertama mereka yang dibekali tenaga hingga 1.000 horsepower serta sistem penggerak empat roda atau 4WD.
Namun sebelumnya, Ferrari telah lebih dulu menghadirkan model hybrid edisi terbatas LaFerrari pada 2013.
Baca Juga: Bukan Editan, Motor Seharga Rp 8 M Ini Gendong Mesin V8 Ferrari
Dalam beberapa tahun berikutnya, Ferrari terus memperluas jajaran kendaraan hybrid melalui berbagai model baru, termasuk keluarga 296, 849 Testarossa, hingga supercar edisi terbatas F80 yang dibanderol sekitar 3,6 juta euro atau sekitar Rp 67 miliar.