GridOto.com - Viral baru-baru ini video yang menunjukkan aksi kejar-kejaran polisi vs pengemudi Toyota Yaris di jalan tol.
Dalam rekaman video yang beredar, aksi kejar-kejaran tersebut berlangsung sengit karena pengemudi memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Bahkan si pengemudi tetap melaju meski petugas telah memberikan peringatan melalui pengeras suara mobil polisi.
Petugas dari Resmob Polda Jabar pun sempat memberikan peringatan keras supaya pengemudi segera menghentikan mobilnya.
"Kami dari Resmob Polda Jabar, berhentikan mobil anda atau kami ambil tindakan tegas terukur," ujar petugas di dalam mobil pengejar.
Namun, imbauan tersebut diabaikan. Pengemudi yang mengemudikan Yaris terus melarikan diri hingga akhirnya kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan di jalan tol.
Setelah mobil pelaku ringsek dan tidak dapat melaju lagi, polisi langsung bergerak cepat mengamankan pria tersebut.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam Dwi, membenarkan informasi mengenai penangkapan tersebut.
Baca Juga: Nyawa Satu Keluarga di Kabin Honda Mobilio Nyaris Melayang, Terjun ke Tempat Milik Petani
"Sudah (ditangkap)," kata Imam saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (23/5/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan motif pembunuhan karena kasus ini masih dalam pendalaman tim penyidik.
"Laporan lengkapnya saya masih nunggu juga dari Reskrim," tambahnya melansir TribunnewsBogor.
Usut punya usut, pengemudi mobil tersebut adalah pelaku pembunugan seorang wanita yang jasadnya ditemukan tergeletak di kawasan Simpang Yasmin, Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Saat pertama kali ditemukan oleh warga sekitar, mata korban dalam keadaan tertutup kain dan terdapat luka sayatan di bagian leher.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menjelaskan bahwa saat ditemukan, petugas tidak mendapati adanya kartu identitas maupun barang-barang pribadi pada tubuh korban.
"Pada saat ditemukan di TKP korban tidak ada identitas atau barang-barang pribadi," jelas Doddy.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Hermina.
Baca Juga: Drama Parkiran Minimarket, Honda Scoopy Nyaris Digasak Begal Modus Ban Kempes
Namun, sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Teka-teki mengenai sosok wanita tersebut mulai menemui titik terang setelah Tim Inafis Polresta Bogor Kota melakukan proses identifikasi.
Melalui pemeriksaan sidik jari, korban diketahui berinisial AAA (52), seorang warga yang berdomisili di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Berbekal data identitas tersebut, anggota Polsek Tanah Sareal langsung bergerak mendatangi alamat rumah korban untuk melakukan penelusuran lebih lanjut dan meminta keterangan dari pihak keluarga.
"Anggota sudah mendatangi rumah ketua RT, kemudian neneknya, dan meminta keterangan dari saudaranya," kata Kompol Doddy Rosjadi.
Langkah ini dilakukan guna mencari petunjuk mengenai aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan tewas.