ALVA Sebut Motor Listrik di Indonesia Tidak Cocok Pakai Swap Battery

Mohammad Nurul Hidayah - Kamis, 21 Mei 2026 | 15:30 WIB

Baterai baru ALVA N3 Next Gen kini support fast charging, dari 10-50 persen hanya 25 menit saja.

Keterbatasan utama pada baterai motor listrik model swap ada pada dimensinya.

Baterai model swap umumnya dibuat dengan dimensi tidak terlalu besar dan berbobot ringan untuk mempermudah proses swap baterai.

Baca Juga: Soal Wacana Insentif Rp 5 Juta Untuk Motor Listrik, Ini Komentar Alva

Hal itu akan berpengaruh dengan kapasitas baterai yang terpasang menjadi tidak maksimal.

Efeknya, jarak tempuh yang bisa diraih motor listrik dalam satu kali siklus pengecasan menjadi kurang optimal.

Alasan ini yang membuat ALVA menyebut sistem baterai cas langsung masih lebih cocok di Indonesia dibandingkan model swap baterai.

"Baterai tanam ini kapasitasnya bisa lebih besar yang membuat jarak tempuh dan kemampuan motornya jadi lebih maksimal," tutup Adit.

Saat ini semua motor listrik yang ditawarkan ALVA menggunakan baterai yang bisa dicas langsung menggunakan charger.

Untuk lebih memudahkan konsumen, ALVA juga menyediakan charger yang bisa disetel manual output-nya agar motor bisa dicas di rumah yang memiliki daya listrik tidak terlalu besar.

YANG LAINNYA