Tertidur Saat Mengemudi, Toyota Avanza Isi 9 Orang Hancur Tewaskan 2 Anggota Keluarga di Tol Permai

Irsyaad W - Kamis, 21 Mei 2026 | 13:30 WIB

Toyota Avanza berisi rombongan satu keluarga asal Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara tujuan Pekanbaru, Riau kecelakaan tunggal di KM 14 tol Permai, (21/5/26)

GridOto.com - Kecelakaan maut terjadi di KM 14 Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Riau, sekitar pukul 05:30 WIB, (21/5/26).

Toyota Avanza berisi 9 orang hancur depan menghantam beton pembatas jalan tol hingga menewaskan 2 anggota keluarga.

Peristiwa ini akibat sopir tertidur sesaat saat mengemudi alias microsleep.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, dalam peristiwa itu, dua orang meninggal dunia di lokasi.

"Dua orang korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Kemudian, 6 orang luka berat dan 1 orang luka ringan," kata Jeki melalui pesan WhatsApp, (21/5/26) dikutip dari Kompas.com.

Dua korban meninggal dunia bernama Lama Br Pasaribu dan Guen Br Manurung.

Lalu, enam orang luka berat, masing-masing bernama:

1. Doni Pardede,
2. Sandi Pernando Manurung,
3. Dewi Wanita Manurung,
4. Asri Br Situmeang,
5. Bertua Br Situmeang, serta
6. Echa Br Manurung.

Sementara itu, satu korban luka ringan, yakni Saundika Manurung.

Diketahui, Avanza berpelat nomor BK 1965 YR tersebut membawa satu keluarga dari Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara (Sumut), hendak menuju Kota Pekanbaru.

Baca Juga: Tragedi Maut Bodi Depan Bus PMTOH Terpenggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Melarikan Diri

Sesampainya di KM 14 wilayah Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pengemudi, Doni Pardede (22) hilang kendali karena diduga tertidur atau microsleep.

"Diduga akibat microsleep, mobil menabrak beton u-turn pembatas jalan tol," ucap Jeki.

Kerasnya benturan, membuat bagian depan Avanza berkelir putih tersebut rusak parah.

Setelah mendapat informasi, tim Sat PJR Tol Permai Ditlantas Polda Riau bersama pihak Hutama Karya mengecek ke lokasi.

Petugas menemukan dua orang penumpang meninggal dunia.

Sementara itu, 6 orang luka berat dan 1 luka ringan.

"Petugas mengamankan korban, kendaraan, dan arus lalu lintas di Tol. Semua korban dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru," ucap Jeki.

Petugas kemudian melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kecelakaan maut tersebut.

Dugaan sementara, insiden ini terjadi karena pengemudi tertidur.

Sementara itu, kerugian materi ditaksir Rp 50 juta.

Baca Juga: Sopir Terbawa Nafsu, Toyota Fortuner Pontang-panting Terbang Hantam Pembatas Tol Pekanbaru-Bangkinang

Jeki menyampaikan turut berdukacita atas peristiwa itu.

"Kami mengimbau, kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat mengemudi, mematuhi batas kecepatan, dan menggunakan sabuk pengaman. Apabila kondisi sedang mengantuk, agar dapat beristirahat, jangan memaksakan diri," ucap Jeki.

Terpisah, Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara mengatakan, saat terjadi kecelakaan, pihaknya langsung mengevakuasi korban yang selamat ke rumah sakit.

Enam orang korban yang kondisinya luka berat harus mendapat penanganan medis cepat.

"Informasinya satu keluarga (yang kecelakaan) ini. Cuma waktu itu, kami fokus penyelamatan nyawa korban dulu. Keselamatan korban menjadi prioritas utama personel di lapangan," kata Eko melalui sambungan telepon, (21/5/26) disitat dari Kompas.com.

Selain itu, kata dia, mengevakuasi Avanza yang kecelakaan agar aktivitas lalu lintas di jalan tol tetap berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kanit PJR Tol Permai, AKP Awi Ruben saat dikonfirmasi mengatakan, dua orang korban meninggal dunia merupakan bayi perempuan dan wanita lanjut usia (lansia).

"Kedua korban meninggal dunia perempuan. Sekarang korban semuanya di RS Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru. Saya juga sedang di sini mengurus para korban," ucap Awi saat dihubungi, (21/5/26).

Awi menyebut, di dalam Avanza itu ada 9 orang. Delapan orang di antaranya satu keluarga.

Pada saat kecelakaan, Avanza itu dikemudikan oleh Doni Pardede, sopir yang dibawa dari Labuhanbatu Selatan.

Baca Juga: Mitsubishi L300 Muatan Durian Lawan Arah di Tol Pekanbaru-Dumai, Bermula Sopir Ngantuk Tidur

"Delapan orang yang satu keluarga. Yang mengemudikan mobil itu di luar keluarga tersebut. Dia diminta untuk mengantarkan ke bandara di Pekanbaru," kata Awi.

Sementara itu, para korban luka berat dan ringan sedang ditangani petugas medis.

"Dua dari enam orang yang luka berat, kondisinya sekarang tak sadarkan diri," ucap Awi.

YANG LAINNYA