GridOto.com - Satreskrim Polres Banjarnegara berhasil menangkap pelaku teror pembakar Honda Civic Turbo milik Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Welas Yuni Nugroho atau dikenal Hoho Alkaf.
Polisi memastikan peristiwa tersebut murni pembakaran menggunakan bensin dan bukan akibat bom molotov seperti kabar yang beredar di masyarakat.
"Dari hasil pemeriksaan laboratorium forensik ditemukan bahan bakar yang digunakan adalah bensin. Jadi bukan bom molotov," kata Kasatreskrim Polres Banjarnegara, Iptu Ori Friliansa Utama saat konferensi pers di Mapolres Banjarnegara, (19/5/26) dikutip dari Kompas.com.
Tim Resmob Polres Banjarnegara meringkus pelaku di wilayah Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, sekitar pukul 04:00 WIB, (15/5/26) kemarin.
Ori mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan sejak laporan diterima pada 23 April 2026.
"Petugas melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pendalaman penyelidikan hingga mengarah kepada terduga pelaku berinisial RP," terang Ori.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya Honda Civic Turbo yang terbakar, kain yang identik dengan sisa kain di TKP, selang untuk memindahkan bensin, serta rekaman CCTV di SPBU.
Baca Juga: Biadab, Honda Civic Turbo Kades Purwasaba Hoho Alkaf Hangus Kena Teror Kain Api
Diketahui, peristiwa pembakaran mobil itu terjadi sekitar pukul 04.15 WIB, (23/4/26) lalu.