GridOto.com - Polisi dari Polresta Banjarmasin dan Polda Kalimantan Selatan kini tengah mode beringas.
Baru saja petugas gabungan tersebut melumpuhkan empat preman yang menjadi tukang palak para sopir truk yang sedang antre Solar di SPBU.
Mereka disergap saat beraksi memalak sopir truk yang sedang antre mengisi solar.
Kasi Humas Polresta Banjarmasin, Ipda Adi HS mengatakan, penyergapan dilakukan merespon keresahan sopir truk soal maraknya aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan beberapa preman di SPBU.
"Mereka diamankan petugas saat akan melakukan pungutan liar ke para supir truk," ujar Adi kepada wartawan, (17/5/26) menukil Kompas.com.
Ia menambahkan, penyergapan dilakukan di dua SPBU.
Lokasi pertama di SPBU Benua Hanyar, Banjarmasin Timur, petugas menangkap tiga preman, masing-masing H (49), MR (32) dan MG (23).
Kemudian di lokasi kedua yaitu SPBU Basirih di Jalan Gubernur Soebardjo, Banjarmasin Selatan, petugas menyergap RB.
Para pelaku kedapatan memalak para sopir dengan motif sebagai uang keamanan agar bisa ikut antre mengisi solar di SPBU.
"Petugas melakukan penyamaran kemudian menemukan mereka sedang meminta uang ke para sopir yang ingin mengisi Bio Solar di SPBU," ungkap Adi.
Baca Juga: Antrean Solar di SPBU Jadi Ladang Pungli Preman, Sopir Truk Dipaksa Bayar Rp 220 Ribu
Setelah ditangkap dan dibawa ke Polresta Banjarmasin, para pelaku kemudian dilakukan tes urine.
Hasilnya keempat preman yang ditangkap positif mengonsumsi narkoba.
"Setelah kami gelar perkara, mereka yang melakukan aksi premanisme akan kami proses hukum. Dari hasil tes urine menunjukkan keempatnya positif menggunakan narkotika," jelas Adi.
Polresta Banjarmasin mengimbau agar masyarakat untuk melaporkan segala tindak premanisme yang terjadi di SPBU.
"Ini komitmen kepolisian dalam menindaklanjuti keluhan dan laporan dari para supir angkutan atas aksi aksi premanisme di SPBU," tandas Adi.