Adegan Panas di Parkiran Pabrik Ban Purworejo, Ratusan Motor Karyawan Hangus Sisa Kerangka

Irsyaad W - Jumat, 15 Mei 2026 | 10:30 WIB

Yamaha Jupiter Z yang berhasil diselamatkan meski rusak berat dari peristiwa kebakaran area parkir pabrik ban PT Arami Jaya di Grabag, Purworejo, Jawa Tengah

GridOto.com - Sebuah adegan panas terjadi di area parkir pabrik ban PT Arami Jaya di kecamatan Grabag, kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Ratusan motor karyawan yang terparkir hangus sisa kerangka akibat terbakar, (14/5/26) kemarin.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat aktivitas karyawan sedang berlangsung.

Kobaran api dengan cepat membesar karena kondisi parkiran penuh dan posisi motor yang saling berdekatan.

Petugas keamanan PT Arami Jaya, Pujiyanto mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui setelah ada karyawan yang melihat asap dari area parkir lantai atas.

"Awalnya ada karyawan teriak-teriak ada asap. Saya spontan langsung naik ke parkiran atas," kata Pujiyanto saat ditemui di lokasi, (14/5/26) mengutip Kompas.com.

Saat tiba di lokasi, api disebut sudah membesar dan membakar satu hingga dua motor.

"Entah dari mana asal apinya kami kurang tahu, apakah korsleting listrik atau apa, belum tahu," ujarnya.

Menurut Pujiyanto, petugas keamanan bersama sejumlah karyawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Namun api cepat merembet ke motor lain karena diparkir rapat dan banyak material mudah terbakar.

Baca Juga: Dasbor Calya Biang Panas, 18 Mobil Terbakar di Parkiran Mulai Avanza, Alphard Sampai CX-7

Bayu Apriliano/Kompas.com
Kondisi area parkir motor pabrik ban PT Arami Jaya di Grabag, Purworejo, Jawa Tengah yang terbakar menghanguskan ratusan motor karyawan, (14/5/26)

"Kami langsung melakukan pemadaman, tapi sudah tidak bisa. Motor parkirnya rapat-rapat, jadi api cepat merembet," jelasnya.

Sejumlah karyawan berusaha menyelamatkan motor yang masih bisa dievakuasi sebelum api semakin membesar.

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar.

Pujiyanto menyebut titik awal api berada di sisi utara area parkir.

Namun penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.

"Posisi api di sebelah utara. Saat kami naik, api sudah ada di motor. Sudah besar," bebernya.

Pihak perusahaan belum dapat memastikan jumlah pasti motor yang terbakar.

Namun berdasarkan kondisi di lapangan, diperkirakan ratusan motor hangus dalam kejadian tersebut.

"Kalau jumlah pastinya kami belum tahu, tapi mungkin ratusan. Itu motor milik karyawan semua," kata Pujiyanto.

Kerugian dari peristiwa tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Penitipan Motor Depan Stasiun Bogor Diserang, 10 Motor Hangus Sisa Kerangka

Bayu Apriliano/Kompas.com
Proses pemadaman area parkir pabrik ban PT Arami Jaya di Grabag, Purworejo, Jawa Tengah yang terbakar menghanguskan ratusan motor karyawan

Sementara itu salah satu korban yang motornya ikut terbakar yaitu Hamim Mutarudin hanya bisa pasrah.

Motor pemberian orangtuanya itu sudah ludes terbakar.

Hamim mengaku saat kejadian dirinya sedang bekerja di dalam gedung.

Ia baru menyadari situasi panik setelah mendengar teriakan para pekerja yang berlarian keluar.

"Posisi saya lagi di gedung satu, sebelah barat. Tiba-tiba teman-teman pada lari karena api sudah besar. Sarung tangan saya saja belum saya lepas saat lihat motor terbakar," ujarnya.

Menurut Hamim, kobaran api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh area parkir bagian atas.

Ia memperkirakan hanya sebagian kecil motor yang berhasil diselamatkan.

"Kalau yang selamat mungkin cuma lima sampai sepuluh persen," katanya.

Di area parkir atas saja, kata dia, terdapat sekitar 100 hingga 150 motor milik pekerja shift dan nonshift.

Sementara total motor di area bawah dan atas diperkirakan mencapai sekitar 400 unit.

Baca Juga: Total 19 Mobil Penitipan di Gudang Gosong Barengan, Kerugian Tembus Rp 8 M

 

Bayu Apriliano/Kompas.com
Hamim Mutarudin, salah satu karyawan pabrik ban PT Arami Jaya di Grabag, Purworejo, Jawa Tengah yang motornya ikut terbakar

"Yang atas itu penuh. Banyak motor milik karyawan shift," ucapnya.

Di tengah kekacauan itu, Hamim sempat berharap motornya masih bisa diselamatkan.

Namun ketika melihat langsung kondisi parkiran, harapan tersebut pupus.

"Sudah enggak bisa diselamatkan. Tinggal rangkanya saja," tuturnya pelan.

Penuturan Hamim, motornya merupakan pemberian dari orangtuanya untuk menunjang aktivitas bekerja sehari-hari.

"Motor dari orangtua," katanya singkat.

Bagi Hamim, kehilangan motor itu bukan sekadar soal nilai materi.

Motor tersebut memiliki makna emosional karena menjadi bentuk dukungan orangtuanya agar ia bisa bekerja dengan lancar.

"Ya mau gimana lagi, sudah habis motornya, pasrah saja mas," katanya.

Saat ditanya mengenai penyebab kebakaran, Hamim mengaku belum mengetahui secara pasti.

Baca Juga: Belasan Motor Jadi Arang, Pengelola Parkir di Bogor Beri Janji yang Bikin Pemilik Lega

 

Bayu Apriliano/Kompas.com
Kondisi area parkir motor karyawan pabrik ban PT Arami Jaya di Grabag, Purworejo, Jawa Tengah yang terbakar melahap ratusan motor hingga sisa kerangka, (14/5/26)

Namun ia menduga api bukan berasal dari puntung rokok seperti isu yang sempat beredar di kalangan pekerja.

"Kalau puntung rokok kayaknya enggak mungkin," ujarnya.

Ia menduga sumber api kemungkinan berasal dari korsleting listrik atau sesuatu yang memicu percikan di area parkir bagian atas sebelah barat.

"Kayaknya sempat ada suara pecah, tapi kalau ledakan kurang tahu," katanya.

Menurut Hamim, situasi saat itu berlangsung sangat cepat.

Tidak ada alarm atau peringatan khusus sebelum para pekerja berhamburan keluar menyelamatkan diri.

"Enggak ada bel atau bunyi apa-apa. Tiba-tiba sudah pada lari semua," ucapnya.

Ia mengaku suasana saat kejadian sangat kacau. Para pekerja panik karena api terus membesar dan asap hitam membubung tinggi dari area parkir.

Meski kehilangan kendaraan, Hamim bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Tapi ia mengaku masih terpukul karena motor yang selama ini dipakainya untuk bekerja kini sudah tak tersisa.

Peristiwa kebakaran itu juga meninggalkan duka bagi banyak pekerja lain.

Sebagian besar kendaraan yang terbakar merupakan alat transportasi utama para karyawan untuk berangkat kerja setiap hari.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

Petugas terkait masih melakukan pendataan jumlah kendaraan terdampak serta penyelidikan lebih lanjut mengenai sumber api yang menghanguskan area parkir tersebut.

YANG LAINNYA