GridOto.com - Geger sebuah Toyota Agya diadang dan ditimpuk helm pengendara motor di kawasan Puncak Pass, Cianjur, Jawa Barat.
Dalam kericuhan itu nama profesi debt collector ikut disebut-sebut.
Berdasar rekaman video yang beredar di media sosial, memperlihatkan cekcok mulut antara pengendara motor dan penumpang Agya dengan sejumlah orang.
Bahkan, seorang pria tampak berupaya menghadang Agya tersebut menggunakan water barrier sambil melempar helm ke arah mobil.
Setelah itu, pengemudi Agya warna putih itu menepi masuk ke Rest Area Seger Alam.
Berdasar narasi dalam video tersebut, Agya itu diduga dikejar penagih utang atau debt collector.
Pengemudi Agya yang panik kemudian tancap gas hingga menabrak beberapa pengendara motor.
Baca Juga: Terungkap, Ini Fakta Video Heboh Daihatsu Gran Max Blind Van Dikejar-kejar Banyak Polisi
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi.
Menurut dia, insiden ini melibatkan pengemudi Toyota Agya dengan sejumlah orang yang diduga penagih hutang.
"Telah terjadi keributan yang melibatkan sebuah kendaraan roda empat yang dilempari oleh beberapa orang. Kejadiannya Senin (11/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di wilayah Puncak Pass, Seger Alam," ujar Aang melalui pesan singkat, (12/5/26) petang disitat dari Kompas.com.
Aang menyebut, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula dari TKP awal di wilayah Cimory, Bogor.
Pengemudi Agya diduga dikejar oleh pihak mata elang (penagih hutang) hingga mendekati wilayah Puncak Pass.
Saat panik, Agya tersebut kemudian menabrak motor yang berada di depannya.
"Akibat kejadian tersebut, terjadi keributan antara pengemudi mobil dan pengendara motor yang tertabrak," papar Aang.
Baca Juga: Tragedi Toyota Calya Kesetanan di Gunung Sahari, Dikejar Polisi Lawan Arah Hingga Diamuk Massa
Menurut Aang, hingga saat ini belum ada laporan polisi yang masuk terkait peristiwa atau permasalahan tersebut.
"Informasi dari masyarakat, (permasalahan) sudah clear. Kedua belah pihak berusaha melakukan musyawarah di warung sekitar wilayah Puncak Pass, dan setelah situasi kondusif pihak terkait kembali ke arah Bogor," ujar Aang.