GridOto.com - Pemerintah tengah menyusun arah pembangunan nasional untuk 2027 melalui Rencana Kerja Pemerintah (RKP).
Dalam rancangan tersebut, ada 56 program prioritas nasional yang dibagi ke dalam delapan klaster utama Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN).
Sejumlah program yang berkaitan dengan sektor otomotif dan transportasi ikut masuk dalam daftar prioritas.
Mulai dari percepatan kendaraan listrik, mandatori bahan bakar nabati, hingga rencana pengembangan motor dan mobil nasional.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengatakan delapan klaster tersebut disusun sebagai arah pembangunan nasional untuk memperkuat kemandirian bangsa.
"PKPN ini dilaksanakan melalui delapan klaster utama dengan total 60 program untuk memperkuat kemandirian bangsa," ujar Rachmat dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (Rakorbangpus) RKP 2027 yang disiarkan daring, (7/5/26) menukil Kompas.com.
Pada klaster kemandirian energi dan air, pemerintah menargetkan penerapan mandatori biodiesel B50 dan bioetanol E20.
Selain itu, ada pula program konversi enam juta motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik.
Kemudian di sektor industri, pemerintah kembali memasukkan proyek motor dan mobil nasional dalam agenda hilirisasi dan industrialisasi.
Selain itu, pengembangan industri semikonduktor serta ekosistem industri kedirgantaraan juga menjadi fokus.
Baca Juga: Kabar Terbaru Proyek Mobil Nasional Indonesia, Sedan Listrik dan Kawan-kawan Sedang Disiapkan
Sementara pada sektor infrastruktur, pemerintah menyiapkan pengembangan jaringan kereta api nasional dan pembangunan giant sea wall.
Program pembangunan tiga juta rumah juga tetap dilanjutkan, terdiri dari satu juta rumah baru dan dua juta renovasi rumah.
Delapan Klaster Prioritas dalam RKP 2027
Secara keseluruhan, terdapat delapan klaster prioritas dalam RKP 2027. Berikut program-program utama pada masing-masing klaster:
1. Kedaulatan Pangan
- 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih
- 4.582 kapal ikan modern
- 40.000 lokasi budidaya ikan darat tematik
- Revitalisasi tambak nila salin seluas 14.090 hektare di Pantura
- Modeling dan replikasi 2.000 hektare tambak udang terintegrasi
- Pengembangan 2.000 hektare kawasan sentra industri garam nasional
- Pengembangan kawasan pangan terintegrasi
- Pengembangan kawasan perkebunan, meliputi sawit, tebu, kakao, kelapa, kopi, jambu mete, dan rempah-rempah
- Peningkatan produksi daging, susu, dan telur
2. Kemandirian Energi dan Air
- Mandatori Biodiesel 50 (B50)
- Mandatori Bioetanol 20 (E20)
- Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GW
- Implementasi Standar Kinerja Energi Minimum (SKEM)
- Konversi 6 juta unit motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik
- Pembangunan jaringan gas kota (jargas) untuk 1 juta sambungan rumah (SR)
- Peningkatan lifting minyak dan gas bumi
- Pembangunan 10 small scale green modular refinery dan 6 storage (deployable mass model)
- Eksplorasi 10 blok migas baru
- Elektrifikasi 10.000 desa
- Pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL)
- Pembangunan PLTA skala besar terintegrasi
- Program kompor listrik untuk 2-5 juta rumah tangga
- Optimalisasi 45.000 sumur minyak masyarakat
- Optimalisasi lifting di 13.824 sumur tua
- Program swasembada air
3. Pendidikan
- Program makan bergizi gratis bagi anak sekolah
- Revitalisasi sarana dan prasarana sekolah/madrasah
- Bantuan perlengkapan sekolah
- Pembangunan 500 Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT)
- Program Studio Guru
- Digitalisasi pendidikan melalui penyediaan 2 juta papan interaktif digital
- Pembangunan 20 Sekolah Garuda Baru dan transformasi 80 Sekolah Garuda
- Pendirian 514 Sekolah Rakyat
- Pembangunan 10 universitas baru berbasis STEMM (Medical University)
- Program 500.000 lulusan SMK Go Global
- Pengembangan Akademi Olahraga Nasional dan pusat pelatihan nasional
- Peningkatan kesejahteraan guru melalui transfer langsung tunjangan
- Perlindungan anak di ruang digital melalui PP TUNAS
Baca Juga: Sudah Ketebak, Kendaraan Ini Akan Jadi Basis Proyek Mobil Nasional Indonesia
4. Kesehatan
- Program makan bergizi gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita
- Upgrade 66 rumah sakit
- Pemeriksaan kesehatan gratis
- Penuntasan tuberkulosis
5. Hilirisasi dan Industrialisasi
- Hilirisasi industri strategis (18 proyek)
- Pengembangan mobil nasional
- Pengembangan motor nasional
- Penguatan ekosistem industri kedirgantaraan
- Pengembangan industri semikonduktor
6. Infrastruktur, Perumahan, dan Ketahanan Bencana
- Pembangunan Giant Sea Wall
- Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera
- Gerakan ASRI (Gentengisasi, Pengendalian Sampah, dan Penghijauan)
- Program 3 juta rumah: 1 juta rumah baru dan 2 juta renovasi rumah
- Pengembangan jaringan kereta api nasional
7. Ekonomi Kerakyatan dan Desa
- Pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
- Percepatan pembangunan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)
8. Penurunan Kemiskinan
- Program PRO-KESRA bantuan sosial terintegrasi.