Sementara itu, senjata api yang digunakan pelaku untuk menembak Brigadir Arya sempat terjatuh.
Pelaku kemudian mengambilnya kembali.
Saat hendak melarikan diri berboncengan, pelaku lainnya menodongkan senjata api ke arah tukang sapu.
Sementara itu, Polda Lampung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penembakan Brigadir Arya.
Olah TKP dilakukan di depan Toko Yussy Akmal, yang saat ini area parkirnya telah disterilkan.
Garis polisi berwarna kuning melintang menutupi area depan toko hingga menyentuh trotoar jalan.
Baca Juga: Teror Ngeri di Grogol Petamburan, Dikunjungi Komplotan Maling Motor Bersenjata Pistol
Petugas dari tim Inafis Polresta Bandar Lampung tampak teliti menyisir setiap sudut area parkir guna mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan mencari proyektil serta senjata korban yang dikabarkan hilang.
Di dalam area garis polisi, masih terparkir Honda BeAT Street dengan nomor polisi BG 6138 ACY.
Kendaraan itu milik Brigadir Arya.
Sementara di sebelahnya, terdapat dua Honda BeAT warna hijau dan hitam.
Diduga kendaraan itu yang menjadi incaran pelaku sebelum akhirnya ditegur korban.