Tragedi Maut KA Argo Bromo Vs KRL di Bekasi, Berawal Taksi Listrik Vinfast VF e34 Green SM Mogok di Tengah Rel

Irsyaad W - Selasa, 28 April 2026 | 10:19 WIB

Taksi listrik Green SM berbasis Vinfast VF e34 yang disebut menjadi biang kerok kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di stasiun Bekasi Timur

Ia juga menggambarkan suasana saat kejadian, di mana sirene langsung berbunyi dan kondisi sekitar dipenuhi kepanikan.

"Awalnya biasa-biasa saja, tapi begitu ada tabrakan ini kan sirene langsung bunyi dan asap seperti kelihatan tabrakan besar," ujarnya.

Baca Juga: Posisi Taksi Listrik VinFast Ini di Luar Kodrat, Sempat Sentuh Pedagang Nasgor di Kembangan Jakbar

Nurpini/Kompas.com
Kondisi bodi KRL rute Bekasi-Jakarta yang ditabrak dari belakang KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, (27/4/26) malam

Setelah kejadian, proses evakuasi langsung dilakukan di lokasi.

Hendri menyebut sejumlah ambulans dikerahkan untuk membawa korban dari lokasi.

"Sudah ada 35 ambulans yang bawa korban kecelakaan itu," ujarnya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permintaan maaf atas insiden kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur.

"Jadi malam ini ada kejadian kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Kami dari KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohohan maaf, bela sungkawa yang sebesar-besarnya, sedalam-dalamnya," ungkap Manager Humas DAOP 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam tayang Breaking News Kompas TV, (27/4/26).

Franoto mengatakan, pihaknya memastikan tengah melakukan evakuasi terhadap para korban dalam kejadian tersebut.

Proses evakuasi melibatkan kepolisian TNI, Basarnas, pemadam kebakaran, PMI, dan tenaga kesehatan lainnya.

"Untuk korban kami berusaha untuk mengevakuasi ke rumah sakit terdekat. Tercatat di rumah sakit ada dua korban meninggal dunia, sekali lagi kami DAOP 1 Jakarta memohon maaf dan berbelasungkawa sebesar-besarnya," tutur Franoto.

Sementara itu, terkait insiden tersebut Manajemen taksi hijau Green SM Indonesia menyatakan telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi atas insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, (27/4/26) malam.

Manajemen juga menyebut memberikan perhatian penuh terhadap insiden tersebut.

Nurpini/Kompas.com
Sejumlah petugas mengevakuasi penumpang KRL yang ditabrak KA Argomo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, (27/4/26) malam

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," tulis manajemen Green SM melalui akun Instagram @id.greensm, (28/4/26) dini hari.

Pihak Green SM menyatakan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi.

YANG LAINNYA