Baca Juga: Taksi Listrik VinFast VF e34 Terpenggal, Ruang Motor Listrik Menganga Lebar
Sebelum insiden terjadi, rangkaian KRL disebut tiba di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.30 WIB.
Hendri mengatakan, KRL itu berhenti cukup lama karena adanya lintasan kendaraan mobil di sekitar jalur stasiun.
"Jadi tadi sebenarnya kereta ini mendahului kereta saya dari Bekasi Timur sekitar 15 menit," kata Hendri.
Tak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek yang melintas diduga menabrak bagian belakang rangkaian KRL, termasuk gerbong khusus perempuan yang mengarah ke Cikarang.
"Nah ini Argo Bromo nabrak gerbong belakang yang di tempatkan perempuan, agak masuk ke dalam. Jadi korban kita enggak tahu berapa jumlahnya, ini sedang dievakuasi," ujarnya.
Hendri mengaku kejadian berlangsung sangat cepat dan disertai kondisi panik di dalam rangkaian kereta.
Ia menyebut muncul asap tebal setelah benturan keras terjadi.
"Sekitar jam 8 (20.00 WIB,-red). Karena itu berasap, tabrakan kencang. Saya tinggal lari," kata dia.