GridOto.com - Kiamat kartu e-toll belum juga terjadi sampai saat ini.
Lantaran transaksi tol tanpa henti belum juga dimulai.
Mengenai alasannya, Pemerintah menyebut implementasi sistem transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) saat ini masih di tahap pra-uji coba.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian mengatakan, pengembangan MLFF merupakan bagian dari transformasi sistem layanan jalan tol nasional yang dilakukan secara bertahap dan terukur.
"Implementasi MLFF tidak bisa hanya dilihat sebagai penerapan teknologi, tetapi merupakan transformasi sistem secara menyeluruh. Karena itu, setiap tahapan harus dilakukan secara hati-hati agar sistem berjalan optimal dan tidak menimbulkan risiko di lapangan," kata Wilan, (22/4/26) dikutip dari Kompas.com.
Ia menjelaskan, saat ini pengembangan MLFF masih berada pada tahap functional test dan belum memasuki fase uji coba secara luas.
"Saat ini kami masih berada pada tahap pra-uji coba yang mencakup functional test. Tahapan ini penting untuk memastikan kesiapan sistem sebelum masuk ke fase uji coba dan evaluasi secara menyeluruh," jelasnya.
Baca Juga: Kiamat Kartu E-Toll Semakin Dekat, Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Sudah Siap Beroperasi
Wilan menegaskan, implementasi MLFF tidak hanya menyangkut kesiapan teknologi, tetapi juga memerlukan kesiapan sistem secara menyeluruh, termasuk integrasi dan aspek keamanan.
Pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan Badan Usaha Pelaksana MLFF serta para pemangku kepentingan terkait.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan ekosistem, mulai dari penyelarasan regulasi, integrasi sistem, hingga dukungan operasional.
Selain itu, aspek keamanan data juga menjadi perhatian dalam pengembangan sistem ini agar dapat berjalan dengan baik saat diterapkan.
Di sisi lain, kesiapan pengguna menjadi faktor kunci dalam implementasi MLFF.
Meskipun penggunaan smartphone di masyarakat relatif tinggi, pemerintah menilai masih ada tantangan dalam literasi digital, akses teknologi, serta kepatuhan pengguna.
"Adopsi sistem baru membutuhkan kesiapan perilaku. Oleh karena itu, perlu disiapkan proses adaptasi dan sosialisasi agar masyarakat dapat menggunakan sistem ini dengan baik," kata Wilan.
Baca Juga: Proyek Besar, 700 Gerbang Tol Tanpa Berhenti Disiapkan Untuk Jakarta
Pemerintah menegaskan keberhasilan implementasi MLFF sangat bergantung pada sinergi antara kesiapan teknologi, pengguna, dan ekosistem.
Oleh karena itu, penerapan sistem ini dilakukan secara bertahap.
Dengan pendekatan tersebut, MLFF diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas, efisiensi perjalanan, serta kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan.