Gaya Pakai HR-V, Aksi Tipu-tipu Kapten TNI Gadungan di Sumedang Tamat

Ferdian - Minggu, 26 April 2026 | 18:30 WIB

Penipuan pria berseragam TNI bawa Honda CR-V bikin pedagang telur rugi besar. Begini kronologinya

GridOto.com - Petualangan seorang pria ngaku Perwira TNI yang menipu pedagang telur di Sumedang tamat sudah.

Bergaya memakai Honda HR-V, aksi TNI abal-abal ini viral di media sosial.

Pelaku yang diketahui pria berusia senja ini diringkus Unit Reskrim Polsek Pamulihan dan Tim Resmob Polres Sumedang di wilayah Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.

Melansir Tribun Jabar.id, pelaku terlihat mengenakan kaus warna hijau bertuliskan Magelang tak berkutik saat ditangkap Polisi.

Pria tersebut terlihat duduk seraya tertuduk lesu di depan sebuah mobil warna putih dengan kedua tangannya diborgol.

"Benar, pelaku sudah ditangkap pada Jumat (24/4/2026) malam," kata Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya dikonfirmasi Tribun Jabar.id, Sabtu (25/4/2026) malam.

Awang Munggardijaya juga mengatakan saat melancarkan aksinya pelaku berseragan TNI berpangkat kapten. 

Baca Juga: Meyakinkan Naik Honda HR-V, Pria Berseragam Perwira TNI Nyolong 250 Kg Telur Ayam Pedagang

Tribun Jabar/Facebook Koramil Tanjungsari
Pelaku penipuan yang menggunakan identitas TNI palsu di Sumedang ditangkap

"Saat beraksi, pelaku berseragam TNI dengan name tag bernama Abdulrahman," kata Awang.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang langsung diamankan ke Polres Sumedang.

"Dari tangan pelaku, satu unit Honda HR-V , telepon genggam, seragam mirip seragam TNI, dan atribut militer seperti sabuk dan wing turut diamankan, "katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pedagang telur di Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang pura-pura jadi anggota TNI.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 250 kilogram telur senilai Rp 7,29 juta dilaporkan raib.

Aksi penipuan pelaku terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekira pukul 12.00.

Saat beraksi, pelaku datang dengan modus membeli telur dalam jumlah besar dan berjanji akan melakukan pembayaran setelah barang sampai di Kecamatan Pamulihan.

Barang kemudian diantar sesuai kesepakatan.

Namun sesampainya di lokasi, pelaku justru kembali memindahkan telur ke dalam mobil pribadinya, yakni sebuah Honda HR-V berwarna putih dengan nomor polisi yang diduga palsu.

YANG LAINNYA