GridOto.com - Mobil diesel standar Euro 4 yang beredar di Indonesia seperti Toyota Fortuner 2.4 GD hingga Innova Diesel Reborn, umumnya sudah dibekali teknologi modern.
Sebut saja common rail, turbocharger, serta sistem pengendalian emisi yang lebih canggih.
Kombinasi teknologi ini bikin mesin jadi lebih efisien, bertenaga, sekaligus lebih ramah lingkungan ketimbang generasi sebelumnya.
Selain Toyota Fortuner 2.4 GD, beberapa model yang mengadopsi teknologini adalah Mitsubishi Pajero Sport Dakar, Toyota Hilux 2GD, hingga Isuzu D-Max.
Sedangkan untuk segmen kendaraan keluarga selain Toyota Kijang Innova Diesel Reborn ada juga Isuzu MU-X yang turut mengadopsi standar emisi Euro 4.
Karena mengikuti regulasi emisi yang lebih ketat, mobil-mobil tersebut pada dasarnya dirancang untuk menggunakan bahan bakar dengan kualitas lebih baik.
Lalu, bagaimana kalau sampai menggunakan biosolar?
Secara umum, biosolar masih bisa digunakan, tetapi bukan pilihan paling ideal untuk jangka panjang.
Baca Juga: Uji Terhadap B50 Telah Dilakukan, Mobil Diesel Wajib Menggunakan
Melansir Kompas.com, Hardi Wibowo, pemilik bengkel Aha Motor Yogyakarta, menjelaskan bahwa biosolar di Indonesia biasanya merupakan campuran biodiesel seperti B30 atau B35.
Meski lebih ramah lingkungan, karakter bahan bakar ini berbeda dengan solar murni.
Pada mesin diesel modern, sistem injeksi bekerja dengan tekanan sangat tinggi dan memiliki toleransi yang sangat presisi.
Karena itu, kualitas bahan bakar menjadi faktor yang sangat krusial.
Penggunaan biosolar berpotensi menimbulkan beberapa masalah, seperti penumpukan kotoran, kandungan air yang lebih tinggi, hingga terbentuknya endapan di sistem bahan bakar.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa mempercepat keausan komponen seperti injektor dan pompa bahan bakar.
Meski demikian, penggunaan biosolar tetap memungkinkan selama diimbangi dengan perawatan ekstra.
Perawatan yang disarankan antara lain rutin mengganti filter solar, melakukan penggantian oli secara berkala, serta membersihkan komponen EGR.
Baca Juga: Buang Residu Air di Filter Solar Mesin Diesel, Bikin Injektor Awet
Langkah-langkah ini dinilai sudah cukup tanpa perlu menambah filter tambahan.
Pendapat lain datang dari Rio, pemilik bengkel SAR Speed Solo, yang menyebut bahwa biosolar masih aman digunakan pada mobil diesel modern seperti Pajero Sport, Fortuner, atau Innova.
Namun khusus untuk mesin dengan standar Euro 4, disarankan melakukan remap ECU agar penyesuaian suplai bahan bakar lebih optimal saat menggunakan BBM di bawah rekomendasi pabrikan.
Selain itu, penggantian filter solar sebaiknya dilakukan setiap 10.000 hingga 15.000 kilometer untuk menjaga performa dan kebersihan sistem bahan bakar.
Kesimpulannya, mobil diesel Euro 4 masih bisa menggunakan biosolar, tetapi perlu perhatian lebih dalam hal perawatan dan penyesuaian.
Tanpa itu, risiko kerusakan komponen akan meningkat dan biaya perbaikannya pun bisa menjadi cukup mahal.