Parkir di Tengah Kampung, Dua Bus AKAP Jadi-jadian Bikin Warga Penasaran

Ferdian - Sabtu, 25 April 2026 | 14:15 WIB

Bangunan berbentuk Bus AKAP parkir di Wonogiri menarik perhatian warga

Untuk bangunan utama, ukuran rumah dibuat dengan lebar sekitar 4 meter, tinggi 5 meter, dan panjang mencapai 13 meter.

Melansir Kompas.com, interiornya dirancang menyerupai bus tingkat, lengkap dengan deretan jendela di sisi kiri dan kanan yang membuat ruangan terasa terang.

Sirkulasi udara juga diperhatikan dengan baik melalui tinggi bangunan serta dua pintu di bagian depan dan belakang.

Hasilnya, ruang utama tetap terasa sejuk meski pada siang hari.

Bagian utama difungsikan sebagai ruang tamu sekaligus ruang keluarga.

Di lantai atas terdapat ruang kecil menyerupai mezanin yang digunakan sebagai kamar.

Sementara itu, bangunan di sisi kiri yang berbentuk bus medium direncanakan untuk ruang makan dan dapur.

Baca Juga: Menggiurkan, Ini Tiga PO BUS AKAP Yang Beri Promo Tiket Selama Nataru 2025/2026

Namun, tahap akhir atau finishing belum bisa diselesaikan karena keterbatasan biaya.

Supardi juga berencana meminta izin kepada pihak PO Agra Mas terkait penggunaan desain tersebut.

Ia menyebut, total biaya yang sudah dikeluarkan mencapai sekitar Rp 125 juta, mencakup pembelian material dan upah enam pekerja selama enam minggu.

Di awal pembangunan, Supardi mengaku, banyak yang merasa bingung melihat proses pengerjaan yang tidak lazim, terutama saat tahap pengolahan tanah dan pemasangan rangka besi.

“Biasanya tanah diratakan dulu sebelum dibuat fondasi. Tapi ini tidak, ada yang tinggi dan rendah, jadi terlihat aneh. Banyak yang bertanya-tanya saya mau bikin apa,” ujarnya.

Kebingungan warga baru terjawab setelah bentuk bangunan mulai terlihat jelas saat pengerjaan dinding.

“Awalnya ada yang bilang, masa bikin rumah seperti itu. Tapi setelah mulai jadi, mereka baru paham,” kata Supardi.

Kini, respon warga berubah menjadi dukungan. Bahkan, beberapa tetangga dan kerabat kerap membantu proses pembangunan rumah tersebut.

“Sekarang justru banyak yang mendukung. Alhamdulillah, lingkungan juga ikut memberi semangat, bahkan kadang membantu pekerjaan,” tutupnya.

YANG LAINNYA