GridOto.com - Kalau diperhatikan, hampir seluruh mobil asal Tiongkok jarang menggunakan tombol fisik.
Mulai dari segala pengaturan atau settingan berkendara, hingga kenyamanan seperti arah semburan dan suhu AC.
Sebagai gantinya, seluruh pengaturan berkendara hingga penunjang kenyamanan berada di layar head unit yang kini teknologinya semakin canggih.
Klaus Zyciora, Head Of Global Design Changan paparkan penyebabnya berikut ini.
"Banyak keinginan (mobil) baik dari pelanggan di Tiongkok dan juga di barat," buka Klaus Zyciora, Head Of Global Design Changan kepada GridOto pada Rabu (22/04/2026).
Menurutnya, konsumen di Tiongkok sangat menyukai perintah suara.
"Voice interface di mobil itu penting," kata Klaus.
"Seperti buka jendela, pengaturan AC hingga memutar music hanya dengan berbicara, sedangkan orang-orang di masa lalu menggunakan jarinya" tambahnya saat ditemui daerah Liangjiang New City, Chongqing, Tiongkok.
Baca Juga: SUV Listrik iCAR V23 Unjuk Diri, Punya Tombol Fisik dan Gampang Dimodifikasi
Kebiasaan mengoperasikan settingan mobil dengan perintah suara ini membuat tombol-tombol fisik di mobil Tiongkok jarang ditemukan.
Selain itu, Klaus juga cerita tren tanpa tombol fisik dipengaruhi juga oleh mobil-mobil yang berasal dari barat.
"Innovasi ini sebenarnya dimulai dari Tesla yang menghilangkan seluruh tombol," ujar Klaus yang sebelumnya bekerja di Volkswagen Group ini
Selain itu, hadirnya autonomous driving juga membuat tombol fisik pada mobil Tiongkok jarang ditemukan.
Baca Juga: Tes BYD M6 di Parade Chindo, MPV Listrik Keluarga yang Fun to Drive
"Autonomous driving itu tumbuh (dan berkembang) di Tiongkok," kata Klaus.
"Pengemudi tinggal ngomong saja langsung sampai tujuan," tuturnya.
Jadi, tombol fisik pada mobil Tiongkok sudah jarang ditemukan karena umumnya pengendara di sana suka dengan perintah suara.
Kalau kalian lebih suka mobil dengan tombol fisik atau tidak?