Andry Ciu CEO GAC Indonesia, Berharap Pemerintah Pertahankan Insentif Pajak Demi Percepat Populasi EV

Panji Nugraha - Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Ilustrasi mobil listrik

 

GridOto.com - CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menekankan pentingnya dukungan regulasi pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik di tanah air.

Ia menyampaikan bahwa kunci utama untuk memasyarakatkan mobil listrik adalah dengan memberikan kemudahan akses bagi calon konsumen.

Menurutnya, tren pertumbuhan kendaraan listrik (EV) yang sangat masif pada tahun lalu tidak lepas dari peran berbagai insentif fiskal.

Pemerintah sebelumnya telah memberikan stimulus berupa subsidi PPN hingga keringanan BBNKB yang membuat harga jual lebih kompetitif.

Andry berharap agar skema subsidi dan insentif pajak tersebut tetap dipertahankan atau bahkan ditingkatkan oleh pemerintah.

"Untuk mempercepat elektrifikasi, kami mengharapkan mobil listrik masih dapat subsidi dari pemerintah seperti tahun lalu, karena penjualan mobil listrik tahun lalu naik, kami harapkan masih dapat subsidi PPN hingga BBNKB," ungkap Andry Ciu, kepada GridOto di Guangzhou, China (20/04).

Panji Nugraha/GridOto
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu berharap insentif pajak mobil listrik tidak berubah demi mendukung pertumbuhan populasi lebih cepat

Ia menilai bahwa pencabutan subsidi atau kenaikan pajak di sektor ini justru akan memberikan dampak negatif berupa pelambatan adopsi teknologi ramah lingkungan.

Baginya, akselerasi perpindahan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke energi listrik merupakan misi yang harus didukung penuh secara berkelanjutan.

Situasi global saat ini, termasuk ketidakpastian harga bahan bakar minyak akibat konflik dunia, seharusnya menjadi momentum untuk beralih ke EV.

Andry menegaskan bahwa mobil listrik sebenarnya jauh lebih praktis dan minim kendala teknis jika dibandingkan dengan mobil konvensional berbasis mesin bakar (ICE).

Berdasarkan data operasional selama masa mudik Lebaran, ia menyebutkan tidak ditemukan masalah serius pada unit mobil listrik selain kebutuhan pembaruan perangkat lunak.

Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat mengenai kemudahan perawatan EV harus dibarengi dengan kebijakan harga yang tetap terjangkau melalui bantuan subsidi.

Pihak GAC Indonesia berharap pemerintah tetap konsisten dalam mendukung ekosistem elektrifikasi agar target udara bersih dan efisiensi energi nasional dapat segera tercapai.

YANG LAINNYA