GridOto.com- Tampilan motor dengan ban lebar pastinya lebih gagah.
Tunggangan terlihat lebih gaya dan kokoh.
Namun, dibalik gagah dan gaya tersimpan risiko yang harus diketahui oleh pengendara.
Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi mengatakan pengguna motor agar lebih bijak dalam melakukan modifikasi.
“Setiap komponen kendaraan sudah dirancang dengan perhitungan teknis yang saling berkaitan untuk memastikan performa dan keselamatan," jelasnya.
Ia menjelaskan mengganti ban dengan ukuran lebih besar memang tidak dilarang.
Namun perlu mempertimbangkan berbagai aspek teknis.
Berikut 4 risiko yang dihadapi pengendara memodif tampilan dengan ban lebar.
Pertama, tarikan lebih berat karena bidang kontak lebih luas dengan permukaan jalan.
Hal ini meningkatkan gaya gesek sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar dan berdampak pada akselerasi yang terasa lebih berat.
Kedua, konsumsi BBM lebih boros, karena motor membutuhkan energi lebih besar untuk bergerak, sehingga efisiensi bahan bakar menjadi menurun.
Baca Juga: Awas Masalah Ini Mengintai Jika Pentil Ban Motor Tidak Dipasang Penutup
Ketiga, komponen kaki-kaki cepat rusak.
Penggunaan ban lebih besar memberikan beban tambahan pada suspensi dan komponen kaki-kaki lainnya.
Akibatnya, komponen tersebut bekerja lebih keras dan berpotensi mengalami keausan lebih cepat.
Keempat, jika tidak diimbangi dengan penyesuaian yang tepat, ban berukuran besar dapat bergesekan dengan spakbor atau bagian bodi lainnya.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berbahaya saat berkendara.
Jadi, jangan sekadar gaya saja ya sob.
Pikirkan juga risikonya.