GridOto.com - Tragedi nahas dialami keluarga Supriyoto (60) saat masak jajan pasar di waktu subuh.
Dapur dan Honda Revo miliknya berubah wujud mengenaskan, yakni hangus sisa kerangka sekitar pukul 04:15 WIB, (12/4/26).
Bangunan dapur warga padukuhan Bantar Kulon, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut terbakar.
Peristiwa itu diduga kuat dipicu oleh kebocoran selang gas elpiji 3 kilogram saat aktivitas memasak sedang berlangsung.
Api dengan cepat menyambar perabotan dapur dan menghanguskan bangunan seluas 5x5 meter tersebut.
Dukuh Bantar Kulon, Resmi Widodo, menjelaskan aktivitas memasak di subuh hari merupakan rutinitas keluarga korban untuk mengejar setoran dagangan ke pasar-pasar.
"Memang kebiasaan sehari-hari, yang punya rumah membuat penganan (jajanan-red). Saat itu memasak di dapur, lalu ditinggal masuk ke rumah. Ternyata terjadi kebocoran gas," kata Resmi saat dikonfirmasi, (12/4/26) menukil Kompas.com.
Api yang berkobar hebat tidak hanya menghancurkan struktur bangunan dapur, tetapi juga melalap seluruh isinya.
Berdasarkan pendataan di lokasi, satu unit Honda Revo, dua unit sepeda kayuh, serta seluruh peralatan memasak ludes menjadi arang.
Salah satu anak korban menjadi orang pertama yang menyadari kebakaran tersebut dan langsung berteriak meminta pertolongan.
Baca Juga: NMAX, BeAT dan Shogun Berubah Wujud di Dapur Rumah Pemilik, TKP Bau Hangus
Warga sekitar yang mendengar teriakan itu segera berdatangan dan bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya agar tidak merembet ke bangunan utama rumah.
"Semuanya hangus," ujar Resmi singkat menggambarkan kondisi dapur yang luluh lantak.
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kerusakan pada selang gas.
Beruntung, api berhasil dijinakkan sebelum melahap bagian rumah lainnya setelah tiga unit pemadam kebakaran Kabupaten Kulon Progo tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB untuk melakukan pendinginan.
"Sedang memasak jajan pasar, lalu api tiba-tiba menyambar perabot dapur. Dugaan sementara karena kebocoran selang gas," jelas Sarjoko melalui pesan singkat.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil yang diderita keluarga Supriyoto ditaksir mencapai Rp 30 juta.
Saat ini, korban beserta istri dan kedua anaknya masih menempati bagian rumah utama yang selamat dari amukan si jago merah.