Fenomena Impor Kendaraan Niaga, Kemenperin Pacu Produksi Nasional

Hendra - Sabtu, 11 April 2026 | 20:52 WIB

Kemenperin pacu industri dalam negeri kuasai pasar nasional

GridOto.com- Dalam dua tahun terakhir ini, terjadi ketidakseimbangan antara produksi domestik dan penjualan nasional. 

Kemenperin mengungkapkan pada tahun  2025 tercatat selisih sekitar 4.000 unit.

Di mana kebutuhan pasar domestik banyak diisi produk impor.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyanto mengatakan fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan pasokan domestik.

"Hal ini segera direspon melalui penguatan struktur industri, peningkatan efisiensi produksi, serta optimalisasi kapasitas terpasang,” ungkap Eko.

Berdasarkan data GAIKINDO, produksi kendaraan niaga pada tahun 2025 mengalami koreksi sebesar 3,5 persen menjadi 164 ribu unit.

Tahun sebelumnya produksi kendaraan niaga hampir 170 ribu unit .

Di sisi permintaan, sektor transportasi dan pergudangan juga mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 8,78 persen pada tahun 2025.

Baca Juga: Suzuki Nyawer Rp 1 Juta Buat Konsumen di GIICOMVEC 2026, Ini Cara Dapatnya

 Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan akan kendaraan niaga yang andal dan efisien untuk mendukung sistem logistik nasional.

Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika menyampaikan, sektor kendaraan komersial memiliki peran vital sebagai tulang punggung distribusi nasional.

Truk dan bus merupakan urat nadi yang menghubungkan pusat produksi dengan pasar, memastikan distribusi barang tetap terjaga, serta menjadi motor penggerak mobilitas publik.

"Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, dibutuhkan kendaraan komersial yang tangguh, efisien, dan mengadopsi teknologi masa depan,” ujarnya.

Putu juga menambahkan, kinerja ekspor industri otomotif Indonesia pada tahun 2025 mencatat capaian positif dengan total ekspor kendaraan utuh (CBU) mencapai 518.212 unit atau meningkat 9,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, kendaraan komersial menyumbang 20.326 unit, menunjukkan bahwa produk Indonesia semakin diakui di pasar global.

YANG LAINNYA