Jaecoo Soal Konflik Geopolitik, Ini Alasan Mobil Listrik Layak Dilirik

Wisnu Andebar - Rabu, 8 April 2026 | 10:45 WIB

JAECOO J5 EV

Perhitungan tersebut menggunakan asumsi kendaraan menempuh jarak sekitar 18.000 km per tahun, dengan tarif listrik rumah Rp 1.700 per kWh dan harga bensin Rp 12.300 per liter.

Selain dari sisi biaya energi, Ilham juga menilai mobil listrik menawarkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dibandingkan kendaraan konvensional.

“Mobil listrik juga menawarkan kenyamanan yang lebih maksimal dengan kabin lebih senyap, akselerasi lebih responsif, dan minim getaran,” katanya.

Ia menambahkan, dari sisi perawatan kendaraan listrik juga relatif lebih praktis karena jumlah komponen yang lebih sedikit dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal.

Tidak hanya itu, kendaraan listrik juga memiliki keuntungan dari sisi biaya kepemilikan, termasuk pajak tahunan yang lebih ringan karena adanya insentif dari pemerintah.

“Untuk biaya pajak tahunan juga lebih terjangkau, karena mendapatkan subsidi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga 90 persen,” ucap Ilham.

Di wilayah tertentu seperti Jakarta, penggunaan mobil listrik juga dinilai lebih praktis karena tidak dikenakan pembatasan lalu lintas ganjil-genap.

Dengan berbagai faktor tersebut, Ilham menilai mobil listrik dapat menjadi pilihan rasional bagi masyarakat, terutama di tengah dinamika energi global yang semakin tidak menentu.

“Dengan demikian, mobil listrik dapat menjadi salah satu pilihan yang rasional dalam jangka panjang,” tutupnya.

YANG LAINNYA