GridOto.com - BYD melalui merek premiumnya, Denza, membuka sayembara penamaan buat para netizen untuk menamai lini supercar Denza Z.
Melansir dari CarNewsChina, BYD Denza Z terdiri dari tiga varian yakni hardtop, convertible, dan versi khusus track.
Denza sendiri telah membagikan tiga kelompok usulan nama populer untuk masing-masing varian tersebut, sebagaimana terlihat dari unggahan di platform media sosial Weibo di China.
Para peserta diundang untuk mengirimkan nama akhiran yang dipasangkan dengan “Denza Z” untuk membentuk nama model lengkap.
Pengumpulan usulan dibuka hingga 10 April, dan nama bisa menggunakan bahasa Mandarin, bahasa asing, atau kombinasi keduanya.
Prosesnya mencakup pemilihan 30 kandidat oleh pihak produsen, lalu dilanjutkan dengan pemungutan suara publik di media sosial Weibo untuk menentukan hasil akhir.
Struktur penghargaan meliputi satu hadiah utama, tiga penghargaan popularitas, dan enam penghargaan kreativitas.
Ketiga varian dibedakan berdasarkan tujuan penggunaannya. Versi hardtop difokuskan pada pengalaman berkendara serta teknologi dalam format yang lebih mudah diakses.
Baca Juga: SUV Denza Rp 1 Miliaran Unjuk Gigi di Uji Tabrak ANCAP, Nilai Nggak Main-main
Lalu untuk model convertible mengusung desain atap kain (soft-top) dan penggunaan yang lebih berorientasi gaya hidup.
Sementara itu, varian track menonjolkan performa tinggi, konstruksi ringan, dan identitas yang lebih eksklusif.
Sebagai informasi, Denza Z merupakan supercar dua pintu di bawah merek Denza, yang merupakan brand premium milik BYD.
Model ini pertama kali diperkenalkan sebagai konsep di gelaran Shanghai Auto Show pada April 2025 lalu.
Mobil ini dirancang oleh Wolfgang Egger dan memiliki desain fender belakang yang berotot serta spoiler belakang besar.
Penampakan lanjutan dari unit pra-produksi di Tiongkok menunjukkan adanya dua gaya bodi, yakni coupe dan convertible dengan atap soft-top.
Laporan sebelumnya juga menyebutkan bahwa Denza Z akan menggunakan sistem suspensi DiSus-M milik BYD.
Sistem canggih tersebut memanfaatkan data sensor untuk menyesuaikan kontrol bodi dengan waktu respons sekitar 10 milidetik.
Menurut laporan CarNewsChina, eksekutif Denza mengonfirmasi bahwa supercar ini sedang menjalani pengujian di Nürburgring, dengan tenaga yang dirumorkan melebihi 1.000 dk.