Meski begitu, kontribusi mobil listrik bekas terhadap total transaksi lelang masih tergolong kecil.
Daddy menyebut, porsi penjualan mobil listrik bekas di IBID saat ini baru sekitar 1 persen dari keseluruhan unit yang dilelang.
“Hal ini selaras dengan proporsi populasi mobil listrik yang masih terbatas di pasar kendaraan bekas secara keseluruhan,” katanya.
Selain Toyota bZ4X, beberapa mobil listrik lain yang juga cukup diminati di balai lelang antara lain Wuling Air EV dan Hyundai Ioniq 5.
Menariknya, nilai jual kembali mobil listrik disebut masih mengalami depresiasi yang cukup tinggi dibandingkan mobil bermesin konvensional.
“Di pasar lelang IBID, depresiasi mobil listrik pada tahun pertama dapat mencapai sekitar 35–45 persen, sementara mobil konvensional umumnya mengalami penurunan sekitar 10–15 persen per tahun,” jelas Daddy.
Sebagai informasi, Toyota bZ4X merupakan SUV listrik yang dibangun di atas platform e-TNGA.
Mobil ini dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 71,4 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 500 km.
Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 204 dk dengan torsi 266 Nm, serta mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 8,3 detik.