Nomor-nomor ini menjadi pintu pertama untuk mendapatkan pertolongan cepat dan sebagian di antaranya dapat diakses tanpa pulsa.
- Layanan Darurat Terpadu: 112
- Polisi: 110
- Ambulans atau layanan kesehatan Kementerian Kesehatan: 119
- Basarnas (Pencarian dan Pertolongan): 115
- Pemadam Kebakaran: 113
- Palang Merah Indonesia (PMI): 0217992325.
Bagi yang melintasi jalan tol, tersedia sejumlah nomor layanan yang dapat dihubungi jika mengalami kendala kendaraan seperti mogok, ban pecah, atau kecelakaan.
Beberapa nomor penting layanan jalan tol antara lain:
- One Call Center Jasa Marga: 14080 (meliputi Tol Japek, Purbaleunyi, dan Palikanci)
- Tol Cikopo-Palimanan (Cipali): (0260) 7600 600
- Tol Cisumdawu: (0261) 214 5555
- Layanan derek resmi melalui aplikasi Travoy atau menghubungi 14080 untuk menghindari derek liar
- Informasi Jalan Tol: 081380068000.
Selain layanan darurat umum dan jalan tol, terdapat pula beberapa nomor penting yang dapat membantu masyarakat memantau kondisi lalu lintas maupun situasi kebencanaan di wilayah Jawa Barat.
Baca Juga: Dilengkapi SPKLU, Ini Deretan Rest Area di Jawa Barat yang Ramah Mobil Listrik
Beberapa nomor yang dapat dihubungi antara lain:
- BPBD Provinsi Jawa Barat: (022) 7313 231
- Informasi Jalan dan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Jawa Barat: (022) 522 6115
- Informasi gempa dan cuaca BMKG: 186
- Informasi mudik Jawa Barat melalui akun media sosial resmi seperti Instagram @humas_jabar atau @tmcpolrestabesbandung untuk mendapatkan pembaruan terkait rekayasa lalu lintas, sistem one way, maupun pengalihan arus.
Selain layanan darurat utama, terdapat pula sejumlah layanan tambahan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat selama perjalanan mudik.
- Pertamina Delivery Service: 135, untuk memesan bahan bakar darurat apabila kendaraan kehabisan bensin di tengah perjalanan.
- PLN: 123, untuk melaporkan gangguan listrik.
- Call Center Kementerian Perhubungan: 151.
- Jalur Mudik melalui WhatsApp: 082288858884.
- Posko Bencana Alam: 129.