Blok M Masih Jadi Ladang Jukir Liar, Pengunjung Jengkel Minta Dishub Lakukan Ini

Ferdian - Jumat, 3 April 2026 | 12:15 WIB

Parkir liar di blok M

GridOto.com - Maraknya juru parkir liar di kawasan Blok M banyak dikeluhkan para pengunjung.

Alasannya karena hal ini sering memicu praktik parkir ganda.

Mereka pun berharap ada pengawasan yang dilakukan secara rutin serta langkah nyata dari pihak berwenang supaya persoalan ini tak berulang.

Sejumlah pengunjung menilai penertiban yang selama ini dilakukan, seperti sekadar pendataan terhadap jukir liar, belum cukup efektif untuk memberikan efek jera.

Dimas (25), salah satu pengunjung, mengungkapkan bahwa tindakan sementara tidak akan menyelesaikan masalah karena pelaku berpotensi kembali beroperasi saat membutuhkan uang.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang konsisten dari Dinas Perhubungan maupun kepolisian.

Menurutnya, kehadiran petugas secara terus-menerus di lokasi selama jam operasional bisa menjadi solusi untuk menekan praktik parkir ilegal.

Selain itu, ia juga menyoroti kurangnya informasi mengenai lokasi parkir resmi yang membuat pengunjung kerap tanpa sadar menggunakan jasa parkir liar.

Baca Juga: Fenomena Menyebalkan Jelang Lebaran, Minimarket Mendadak Dikuasai Tukang Parkir Liar

Karena itu, diperlukan penunjuk arah dan sosialisasi yang lebih jelas.

Pendapat serupa disampaikan Aldi (23), yang menilai keterbatasan lahan parkir resmi menjadi salah satu penyebab utama masih maraknya jukir liar.

Ia menyebut, ketika area parkir utama seperti basement sudah penuh, pengunjung tidak memiliki banyak pilihan selain memanfaatkan parkir tidak resmi.

Ia menyarankan agar patroli dilakukan setiap hari dengan kehadiran minimal satu hingga dua petugas untuk mengawasi kondisi di lapangan.

Aldi juga menambahkan bahwa penambahan kapasitas parkir resmi menjadi kebutuhan mendesak.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area parkir bawah tanah terlihat sangat padat, bahkan sejumlah motor diparkir hingga melewati akses masuk, menandakan kondisi yang sudah melebihi kapasitas.

Di sisi lain, area parkir di lantai atas Blok M Square justru kurang diminati.

Baca Juga: Ditanya Atribut dan KTA, Tukang Parkir Liar di Surabaya Ancam Bunuh Pengendara Motor

Salah satu penyebabnya adalah akses menuju area utama yang dinilai kurang praktis.

Bima (27) mengungkapkan bahwa penggunaan lift yang sering penuh membuat pengunjung enggan memarkir kendaraan di area tersebut, terlebih karena harus berbagi dengan pengguna mobil, sehingga waktu tunggu menjadi lebih lama.

Sebelumnya, petugas Suku Dinas Perhubungan bersama Satpol PP Jakarta Selatan telah melakukan penertiban terhadap jukir liar di kawasan tersebut pada 31 Maret 2026.

Menukil Kompas.com, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Pasaribu, menyebutkan bahwa setidaknya 10 juru parkir liar telah didata dan diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak kembali beroperasi.

Ia menegaskan, pihaknya akan mengambil tindakan lanjutan jika pelanggaran kembali terjadi.

YANG LAINNYA