Ini Bahaya Minyak Rem Motor Bekas Masih Bending Padahal Umurnya Dah Lama

ARSN - Selasa, 31 Maret 2026 | 23:20 WIB

Buka tutup reservoir master rem dan isi minyak rem

GridOto.com - Ternyata minyak rem di motor bekas yang masih bening walah sudah dipakai lama itu bahaya gaes.

Yap, banyak pemilik yang berpatokan dengan warna saat ingin mengganti minyak rem.

Nah, biasanya minyak rem yang kualitasnya mulai menurun akan berubah warna.

Kebanyakan dari warna merah menjadi kecoklatan bahkan hitam.

Padahal warna minyak rem yang masih jernih atau belum berubah warna nuga belum tentu kualitasnya masih bagus.

Karena memang pada dasarnya tidak semua minyak rem akan berubah warna ketika kondisinya mulai menurun.

Uje
Kondisi minyak rem masih aman digunakan

"Banyak minyak rem yang masih terlihat bersih dan bagus di wadah master rem, namun kondisinya ternyata sudah tidak bagus," kata Suryo mekanik bengkel R59 Racing.

"Padahal dalam kandungan minyak rem tersebut bisa saja sudah tercampur dengan air," lanjutnya di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.

Sebagai informasi minyak rem mengandung Polyglycol ethers yang sifatnya menyerap air.

"Jadi bisa saja warnanya tetap sama tapi karena mengandung air maka dia kualitasnya jadi jauh berkurang," wanti mekanik asal Pekalongan ini.

Efeknya minyak rem jadi rawan mendidih ketika digunakan sehingga bisa membuat rem jadi kurang pakem.

Makanya, disarankan untuk selalu mengecek kondisi minyak rem dan menggantinya secara berkala.

Disarankan pabrik minyak rem motor ganti setiap 2 tahun atau 20.000-25.000 km pemakaian.

Baca Juga: Begini Dampak Membiarkan Seal Waterpump Di Motor Bekas Rusak

YANG LAINNYA