Belum Semua Tahu, Ini Sebab Tabung Truk Molen Selalu Berputar Saat Jalan dan Berhenti

Irsyaad W - Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Ilustrasi truk molen Quester CWE Euro 5

Baca Juga: Biar Paham, Ini Perbandingan Biaya Konstruksi Jalan Aspal dan Beton

Selain itu, putaran drum juga berfungsi mencegah terjadinya pemisahan material atau segregasi.

Dalam campuran beton terdapat agregat seperti pasir dan kerikil yang memiliki bobot lebih berat dibanding air dan semen.

Tanpa perputaran, material berat tersebut bisa mengendap di bagian bawah drum.

Akibatnya, campuran menjadi tidak homogen dan kualitas beton pun menurun.

Di dalam drum truk molen terdapat bilah spiral yang bekerja seperti sekrup.

Saat drum berputar selama perjalanan, bilah ini akan terus 'melipat' dan mencampur ulang material beton.

Proses ini memastikan seluruh komponen, semen, air, dan agregat, tetap tercampur secara merata.

Hasilnya, beton memiliki konsistensi yang baik dan siap digunakan.

Putaran yang terus-menerus juga membantu menjaga beton tetap cair dan mudah dikerjakan.

Umumnya, beton siap pakai memiliki waktu kerja sekitar 90 menit hingga 2 jam sejak pencampuran, bisa diperpanjang dengan campuran khusus.

Baca Juga: Berasa Berat Sebelah, Ternyata Ini Alasan Jumlah Kaca Spion Truk Sebelah Kiri Lebih Banyak Dari Kanan

Dengan pengadukan konstan, beton tetap dalam kondisi plastis sehingga mudah dituangkan dan dibentuk sesuai kebutuhan di lokasi proyek.

Menariknya, arah putaran drum akan dibalik ketika truk tiba di lokasi.

Saat arah putaran berubah, bilah spiral di dalam drum justru mendorong beton keluar menuju saluran pembuangan.

Mekanisme ini memungkinkan beton dikeluarkan dengan lebih terkontrol dan efisien, tanpa perlu alat tambahan yang rumit.

YANG LAINNYA