Negara Tetangga Kerek Harga BBM, Pertamina Jelaskan Indonesia Tak Perlu Panik

Wisnu Andebar - Minggu, 29 Maret 2026 | 11:30 WIB

Pertamina pastikan stok BBM aman

Menurutnya, pasokan tidak hanya berasal dari kawasan Asia, tetapi juga dari wilayah lain seperti Afrika hingga Amerika Selatan, termasuk Brasil.

"Tidak saja berasal dari Asia, tapi juga wilayah lainnya seperti Afrika, Amerika, Brasil," ungkap Roberth kepada GridOto.com belum lama ini.

Selain impor dari berbagai negara, kebutuhan BBM nasional juga dipenuhi dari produksi dalam negeri yang diolah melalui kilang domestik.

Produksi tersebut berasal dari minyak mentah dalam negeri yang diproses di kilang nasional melalui program optimalisasi kilang Indonesia.

Dengan kombinasi produksi domestik dan impor dari berbagai sumber, sistem pasokan energi nasional terus diperbarui secara berkala.

Roberth juga menjelaskan bahwa stok BBM yang sering disebut sekitar 21 hari sebenarnya merupakan stok operasional yang selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional.

"Jumlah pasokan tersebut bersifat dinamis dan terus diperbarui atau dipenuhi kembali sesuai dengan kebutuhan konsumsi energi masyarakat," jelasnya.

Artinya, stok tersebut terus ditambah melalui produksi kilang maupun pengadaan impor sehingga tidak dibiarkan menurun tanpa pengisian kembali.

Di sisi lain, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, serta pemerintah daerah guna memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan lancar di lapangan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Pembelian yang tidak wajar atau panic buying justru berpotensi mengganggu distribusi energi yang sebenarnya berjalan normal.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga meski kondisi geopolitik global sedang mengalami tekanan.

YANG LAINNYA