Melansir dari 2banh, tenaganya sekitar 29 dk dengan torsi lebih dari 35 Nm, cukup untuk penggunaan harian di kota maupun perjalanan jarak jauh tanpa terasa terbebani.
Yang menarik, meskipun spesifikasi dasarnya tidak berubah, Suzuki melakukan banyak penyempurnaan internal.
Misalnya, sistem pengapian yang lebih presisi, timing katup yang dioptimalkan, serta sistem injeksi bahan bakar yang ditingkatkan dengan tambahan sensor oksigen.
Walaupun terdengar teknis, intinya motor ini diklaim jadi lebih efisien dalam membakar bahan bakar, sehingga konsumsi BBM lebih irit dan emisi lebih bersih.
Lalu ada catalytic converter model honeycomb baru dengan material khusus meningkatkan pengolahan gas buang, menyesuaikan dengan standar emisi yang semakin ketat.
Singkatnya, meskipun tidak ada peningkatan tenaga, Burgman 400 2026 menawarkan performa lebih baik melalui penyempurnaan internal, bukan sekadar peningkatan tenaga.
Untuk rangka dan fitur, tetap mempertahankan karakter maxi-scooter dengan rangka underbone, suspensi depan teleskopik, dan suspensi belakang tunggal adustable preload.
Sistem rem cakram depan dan belakang dengan teknologi ABS dual channel sudah menjadi standar.
Motor ini juga masih dilengkapi traction control, fitur penting terutama saat berkendara di jalan licin atau perjalanan jauh.
Dari sisi kenyamanan, Burgman 400 memang sudah unggul. Bagasi bawah jok luas, cukup untuk kebutuhan perjalanan singkat.
Tersedia juga kompartemen penyimpanan tambahan di bagian depan, serta port pengisian daya DC yang sangat praktis saat menggunakan ponsel untuk navigasi.
Panel instrumen masih menggabungkan analog dan digital, mudah dibaca, tidak berlebihan, tetapi tetap informatif.