Setelah Perjalanan Jauh, Jangan Buka Tutup Radiator Saat Panas

Ryan Fasha - Minggu, 29 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akibat membuka kap mesin mobil setelah perjalanan.

GridOto.com - Setelah menempuh perjalanan jauh maka suhu mesin masih sangat tinggi.

Temperatur yang tinggi ini juga berlaku di sistem pendingin mesin.

Sistem pendingin yang sedang berada di suhu tinggi ini menghasilkaan tekanan yang tinggi juga.

Saat terjadi masalah pada sistem pendingin mesin maka keseringan pemilik mobil membuka tutup radiator.

"Membuka tutup radiator saat mesin masih sangat panas itu kesalahan besar, karena dampaknya berbahaya," sebut Andy pemilik bengkel Honda Clinic di Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Rudy Hansend/GridOto
Cek kondisi tutup radiator

Baca Juga: Pentingnya Kuras Radiator Coolant Mobil, Bikin Komponen ini Awet

"Tekanan tinggi di sistem pendingin membuat radiator coolant akan menyembur keluar," bebernya.

Suhu radiator coolant yang tinggi mencapai lebih dari 80-90 derajat ini bisa membuat luka bakar jika terkena kulit.

Langkah tepat dan aman yakni biarkan suhu mesin dan sistem pendingin turun terlebih dahulu.

Setelah suhu mesin berangsur turun maka tekanan di sistem pendingin juga akan turun.

"Baru deh kita bisa buka tutup radiator untuk mengecek ketinggian level radiator coolant," jelasnya.

Muhammad Ermiel Zulfikar/GridOto.com
Pastikan air radiator dan wiper dicek sebelum melakukan perjalanan.

Baca Juga: Thermostat Radiator Rusak Bikin Mesin Overheat, Simak Penjelasannya

"Pastikan radiator coolant dalam keadaan penuh dan jangan lupa cek ketinggian di tabung reservoir," sebut Andy.

Kalau semua dalam batas aman bisa dipastikan sistem pendingin mesin bekerja dengan baik.

Itulah alasan kenapa setelah melakukan perjalanan jauh jangan lansung buka tutup radiator untuk mengecek kondisi sistem pendingin.

YANG LAINNYA