GridOto.com – Arus balik Idulfitri di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, diprediksi belum mencapai puncaknya.
Petugas memperkirakan, lonjakan penumpang baru akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan kebijakan work from anywhere (WFA).
Komandan Regu Terminal Terpadu Pulo Gebang, Badman Harahap, mengatakan pergerakan penumpang hingga Minggu (22/3) pagi masih terbilang landai.
"Lonjakan arus balik kami prediksi mulai terjadi besok (23/3)," ujarnya dikutip dari website Pemprov DKI Jakarta.
Data sementara mencatat, sejak pukul 00.00 hingga 07.00 WIB, jumlah penumpang yang tiba baru mencapai 385 orang dengan 124 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Badman menjelaskan, puncak arus balik kemungkinan terjadi bersamaan dengan berakhirnya libur sekolah, yang biasanya memicu peningkatan mobilitas masyarakat kembali ke Jakarta.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola terminal telah menyiapkan sejumlah langkah, termasuk menyiagakan personel gabungan.
Sebanyak 85 petugas dari unsur internal, TNI, dan Polri dikerahkan di setiap sif untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
"Kami pastikan akan memberikan layanan terbaik untuk arus mudik dan balik Lebaran tahun ini di Terminal Pulo Gebang," jelasnya.
Baca Juga: Angka Pemudik di Terminal Kalideres Turun Signifikan, Ini Detailnya
Di sisi lain, pergerakan penumpang saat Hari H Lebaran tercatat cukup tinggi. Jumlah keberangkatan mencapai 2.436 penumpang dengan 271 bus AKAP.
Sementara itu, kondisi pagi hari ini justru cenderung sepi, dengan keberangkatan hanya 59 penumpang menggunakan lima bus.