GridOto.com - Ternyata Honda diam-diam sudah merilis generasi anyar dari Supra GTR dengan desain yang benar-benar fresh.
Tapi sabar dulu, karena penerus Supra GTR ini bukan dirilis di Indonesia melainkan di Vietnam dan menyandang nama Honda Winner R.
Honda Winner R hadir dengan transformasi bodi yang jauh lebih agresif dan sporti.
Kalau selama ini kita mengenal Supra GTR punya desain yang ramping, Winner R justru tampil padat dan berotot.
Coba tengok pada area depannya, desain headlamp-nya benar-benar mengadopsi aura superbike tulen.
Jika diamati lebih dekat, tarikan garisnya seolah terinspirasi dari moge legendaris seperti Honda CBR600RR juga CBR1000RR.
Kesan moge tak berhenti di area wajah saja.
Dari bodi samping hingga ke belakang, lekukannya dibuat padat nan berotot, ditambah dengan model knalpot dengan muffler besar alias gambot.
Baca Juga: Sosok Yamaha MX King 2026 Bocor, Mesin Upgrade Ke 155 Cc VVA, Rilis Tahun Ini?
Sektor kaki-kaki pun turut mendukung tampilan bebek super ini.
Ban depan Winner R ini pakai ukuran 90/80-17, dan ban belakang lebar 120/70-17, membuatnya terlihat sangat kokoh saat berpijak di aspal.
Urusan dapur pacu, Honda membenamkan mesin 149,2 cc DOHC berpendingin cairan di motor ini.
Tenaganya sendiri bisa terkail sampai 15,4 dk dan torsi 13,5 Nm, cukup besar untuk ukuran bebek.
Meski performanya gahar, fitur elektronik dari motor terbilang cukup fungsional tanpa banyak gimik berlebih.
Panel instrumennya memang sudah full digital dengan model negative display, tapi belum menggunakan layar TFT warna.
Untungnya, fitur modern lain tetap hadir seperti sistem kunci Smart Key, slot pengisian daya USB tipe A, lampu-lampu yang sudah full LED, serta sistem pengereman ABS.
Bicara harga, di Vietnam sendiri, Honda Winner R dibanderol sekitar 50,5 juta Dong, atau setara dengan sekitar Rp 32,5 jutaan.
Harga yang cukup mahal, mengingat Honda Supra GTR yang ada di Tanah Air saat ini cuma dibanderol Rp 26 jutaan saja.
Tapi dengan desain Winner R yang semantap itu, kira-kira kamu bakal tetap beli nggak seandainya ia dijual di Indonesia?