Selain itu, pola rotasi yang salah juga bisa membuat keausan ban tidak merata.
Padahal, tujuan utama rotasi adalah membagi beban kerja antara ban depan dan belakang.
“Kalau salah pola, keausannya tetap di titik yang sama dan bisa bikin ban cepat habis,” lanjutnya.
Baca Juga: Harus Tahu, Begini Langkah Merotasi Ban Mobil Bersamaan Ban Serep
Kondisi ini bisa memicu permukaan ban menjadi tidak rata, seperti bergelombang atau muncul suara dengung saat mobil berjalan.
Dampaknya, kenyamanan dan kestabilan berkendara ikut menurun.
Karena itu, penting mengikuti pola rotasi yang sesuai dengan jenis penggerak kendaraan.
Pada mobil penggerak roda depan, ban depan dipindah ke belakang secara lurus, sementara ban belakang dipindah ke depan secara menyilang.
Sedangkan pada mobil penggerak roda belakang, pola tersebut berlaku sebaliknya.