Ketika kap mesin dibuka, panas yang terperangkap di ruang mesin bisa keluar lebih cepat.
Hal ini biasanya dilakukan ketika pengemudi merasa suhu mesin cukup tinggi, misalnya setelah perjalanan panjang tanpa henti.
Membuka kap mesin selama beberapa menit dapat membantu menurunkan temperatur komponen seperti radiator, selang pendingin, dan mesin.
"Bila sistem pendingin normal, hal itu tak perlu dilakukan, kecuali ada indikasi mesin panas tinggi, membuka kap mesin tetap diperlukan untuk tujuan pemeriksaan," ucap Muchlis.
Meski begitu, pengemudi tidak boleh langsung membuka tutup radiator saat mesin masih panas.
Baca Juga: Coba Istirahatkan Dulu, Ini Hal Sepele Penyebab Mobil Matik Susah Nanjak
Tekanan pada sistem pendingin bisa sangat tinggi dan berpotensi menyebabkan semburan air panas yang berbahaya.
Jika mobil dalam kondisi sehat, mesin sebenarnya tidak memerlukan pendinginan tambahan dengan membuka kap mesin setiap berhenti. Hal ini lebih bersifat opsional daripada keharusan.
Sebaliknya, yang lebih penting adalah memastikan sistem pendingin mobil bekerja dengan baik sebelum perjalanan jauh.
Pemeriksaan coolant, radiator, kipas pendingin, serta selang-selang radiator sangat disarankan.
Jadi, membuka kap mesin saat berhenti di rest area boleh saja dilakukan, tetapi bukan keharusan jika mobil dalam kondisi normal.
Terpenting, pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum mudik dan beri jeda istirahat secara berkala selama perjalanan, terutama saat musim mudik Lebaran