“Masih ada kemungkinan nanti di hari Sabtu, Minggu, akan ada pergerakan lagi,” ujarnya.
Sebelumnya, Rivan A. Purwantoro menyampaikan bahwa sekitar 3,5 juta kendaraan diperkirakan akan meninggalkan Jakarta melalui jalan tol selama periode mudik Lebaran tahun ini.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026. Meski begitu, pergerakan kendaraan sudah mulai terlihat sejak Jumat, 13 Maret.
Dari total proyeksi tersebut, distribusi kendaraan diperkirakan terbagi ke beberapa arah tujuan.
Sekitar 28 persen kendaraan diprediksi menuju Merak, 50 persen ke arah timur hingga jalur Cipularang, dan sekitar 20 persen lainnya menuju wilayah Bogor.
Dengan meningkatnya pergerakan kendaraan menjelang Lebaran, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memantau kondisi lalu lintas agar perjalanan mudik tetap aman dan lancar.