Mau Turing Lebaran Jangan Asal Ganti V-Belt CVT Motor Matic, Ini Efek Sampingnya

ARSN - Kamis, 12 Maret 2026 | 23:30 WIB

Ilustrasi v-belt motor matic

GridOto.com - Buat yang ingin turing Lebaran naik motor matic kesayangan, ganti v-belt CVT tidak boleh asal-asalan.

Yap, ganti v-belt motor matic selalu disarankan untuk pakai yang sesuai tipe motornya.

Soalnya biarpun mirip-mirip antara tiap motor matic, nyatanya ukuran v-belt bisa berbeda.

Bahkan dari ketebalan, panjang dan lebar v-belt yang tidak cocok bisa bikin performa motor jadi tidak enak.

"Misal saling tukar merek v-belt seperti Yamaha dan Honda biarpun ukurannya mirip tapi tidak disarankan dipasang," ungkap Ryan Fasha pemilik bengkel K.1 Garage.

"Kalau kita pakai v-belt yang lebih panjang dari ukuran standarnya pasti responsnya jadi telat," lanjutnya.

Isal/GridOto.com
Begini efek asala gant v-belt motor matic

"Kalau terlalu pendek efeknya malah bikin gredek," tambah Ryan di Jl. Mas Indah 14 Perum Papan Mas Blok G40 No.6, Bekasi, Tambun.

V-belt yang terlalu lebar dari ukuran standarnya juga bisa bikin gredek dari area CVT.

"Belum lagi kalau di motor-motor keluaran Honda terbaru dia pakai model double teeth dimana geriginya ada dua, yang ini tidak boleh diganti pakai yang geriginya cuma satu," lanjutnya.

"Efeknya tarikan bakal jadi kurang responsif," yakin Ryan buka bengkel sudah lama ini.

Makanya biarpun sepele jangan pernah ganti v-belt sembarangan ya.

Itulah efek samping kalau kalian ganti v-belt motor matic asal pasang saja.

Baca Juga: Ini Yang Terjadi Bila Motor Matic Sering Gantung Gas Saat Berhenti

YANG LAINNYA