GridOto.com - Pemerintah akan membuka gratis secara fungsional 6 ruas tol di pulau Jawa saat mudik lebaran 2026.
Total panjang 6 ruas tol tersebut 148,03 kilometer (km) yang tersebar di beberapa provinsi.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian mengatakan, skema operasional ruas tol fungsional akan bersifat fleksibel dan situasional sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.
Menurut Wildan, pengaturan dan skema lalu lintas, baik satu arah maupun dua arah terbatas, akan diterapkan sesuai diskresi Kepolisian termasuk dengan waktu operasionalnya.
"Ruas tol fungsional ini diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I (non-bus)," jelasnya dalam keterangan resminya, (10/3/26).
Dilansir dari laman Kementerian PU, berikut daftar lengkap enam ruas tol fungsional di Jawa pada Lebaran 2026:
1. Tol Serang-Panimbang
Tol Serang–Panimbang Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24,17 km dengan progres 98,10% akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk kendaraan Golongan I (non-bus).
Baca Juga: Pemudik Wajib Tahu Jadwalnya, 4 Tol Gratis Saat Mudik Lebaran 2026 Tak Dibuka 24 Jam
2. Tol Ciawi-Sukabumi
Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 hingga akses Karangtengah sepanjang 4,97 km dengan progres 71,95% akan difungsikan satu jalur satu arah khusus Golongan I (non-bus).
3. Tol Jakarta-Cikampek II Selatan
Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang 52 km dengan progres antara 72-94% akan difungsikan secara khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta bagi kendaraan Golongan I (non-bus).
4. Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo
Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo dibuka fungsional pada Seksi 1 Paket 1.2B Prambanan-Purwomartani sepanjang 12,23 km.
Jalur dengan progres konstruksi 93,30% itu dibuka hanya untuk satu jalur dan satu arah.
Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 SS Ambarawa-JC Bawen sepanjang 4,98 km dengan progres 89,93% masing-masing akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus).
Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 (Gending-Paiton) sepanjang 24,08 km telah mencapai progres 100% dan dapat difungsikan dua jalur dua arah untuk seluruh golongan kendaraan.
Sementara Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang 25,60 km dengan progres 95,98% difungsikan dengan skema serupa, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus).