GridOto.com - Sambil ngabuburit, begini lho cara yang benar untuk mengisi air aki di mobil bekas kesayangan kalian.
Yap, salah satu merawat kendaraan mobil dengan memperhatikan kondisi aki.
Mobil kalian masih pakai aki basah? Wajib hukumnya selalu memantau kondisi volume air aki.
Air aki yang tidak dikontrol dan dibiarkan berkurang jauh bahkan kering akan berisiko membuat aki cepat soak.
Menambahkan air aki bisa dilakukan sendiri saat puasa, tinggal beli air aki dengan botol warna biru dengan tulisan aquadest.
"Namun banyak pemilik yang salah kaprah saat mengisi air aki dengan menambahkan sampai benar-benar full karena alasannya agar bisa lama tidak menambahkan air aki," buka Opik mekanik di Bengkel Mobil 77 yang ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
"Padahal hal ini sangat berbahaya bagi aki itu sendiri," tambahnya.
Setiap pabrikan aki sudah menuliskan upper level sebagai batas atas pengisian air aki.
Air aki yang diisi terlalu banyak akan menyebabkan berat jenis air aki menjadi turun.
Standarnya, berat jenis air aki berada diantara 1.250-1.280.
Berat jenis air aki yang turun juga akan membuat aki menurun saat menyimpan arus listrik.
"Kinerja aki tidak akan maksimal dan lama kelamaan akan membuat aki menjadi mudah soak," sebutnya.
Selain itu, air aki yang terlalu banyak juga membuat korosi atau karat bisa terjadi di sekitar aki.
Air aki akan mudah keluar melalui lubang pernafasan dan mengenai komponen yang terbuat dari besi.
Kepala aki pun akan mudah ditumpuki jamur putih yang sangat mengganggu bila air aki terlalu banyak.
Baca Juga: Persiapan Mudik, Begini Cara Yang Benar Membersihkan Throttle Body Mobil Bekas