Baca Juga: Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk Tutup Sementara Saat Arus Mudik Lebaran 2026, Hindari Tanggal Ini
Untuk mengantisipasi dua kali puncak arus mudik dan dua kali puncak arus balik tersebut, Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari.
Sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan 185.608 objek vital, mulai dari masjid, lokasi salat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga destinasi wisata.
Tak hanya itu, sebanyak 2.746 posko akan didirikan, terdiri dari 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu.
Polri juga menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian terdekat bagi masyarakat yang meninggalkan rumah untuk mudik.
Rekayasa lalu lintas pun sudah disiapkan guna meredam lonjakan di dua periode krusial tersebut.
"Nanti ada beberapa kegiatan-kegiatan manajemen rekayasa arus lalin di jalur tol antara lain nanti berupa ganjil genap akan juga dilaksanakan, kemudian one way, contraflow, delaying system, juga ada buffer zone di pelabuhan," papar Dedi.