Ajrutan yang terus menerus ini akibat tekanan hidraulik di sokbreker sudah tidak mampu lagi meredam hentakan per.
Rebound yang dihasilkan sudah tidak normal dan menyebabkan ayunan pada mobil terjadi terus menerus.
"Bila sudah begini akan sangat berbahaya bila mobil dalam keadaan ngebut," wanti pria tambun ini.
Stabilitas mobil bisa terganggu terlebih bila melewati jalur yang kurang rata.
Ada baiknya lakukan perbaikan dengan cara mengganti dengan sokbreker yang baru.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Mitsubishi Xpander 2021, Mulai Rp 100 Jutaan