Pasar Mobil Listrik Bekas Ternyata Mulai Ramai, Harga Air ev Jadi Segini

Wisnu Andebar - Kamis, 5 Maret 2026 | 12:45 WIB

Wuling Air ev bekas di showroom Auto ZIR

Ia mengakui, beberapa waktu lalu banyak showroom masih ragu menjual mobil listrik bekas karena nilai depresiasinya dianggap terlalu dalam.

Instagram/@mobil_autozir
Wuling Cloud EV bekas di Auto ZIR

Namun kondisi tersebut mulai berubah sejak akhir 2025 lalu.

“Sejak akhir tahun lalu tren mobil listrik bekas mulai naik,” kata Kemal.

Selain mobil listrik murni, mobil hybrid juga ikut mengalami peningkatan permintaan di pasar mobil bekas.

Kemal mengatakan beberapa model hybrid bahkan ikut habis terjual dari showroomnya.

“Mobil hybrid juga habis di showroom kami, dari Toyota Corolla Cross, Yaris Cross sama Innova Zenix Hybrid,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi berbeda justru terjadi pada mobil bermesin bensin konvensional yang usianya sudah cukup lama.

“Mobil bensin teknologi lawas lima sampai delapan tahun ke atas terdepresiasi lumayan, jadi menekan harga model-model sebelumnya,” jelas Kemal.

Adapun harga mobil listrik bekas yang sempat dijual di showroomnya masih terbilang bervariasi tergantung model dan tahun produksi.

Beberapa di antaranya seperti BYD Sealion 7 Premium tahun 2025 yang dilepas di kisaran Rp 535 juta, BYD Seal 2024 sekitar Rp 455 juta, serta BYD Atto 3 Extended Range 2024 di angka Rp 355 juta.

Kemudian Wuling Cloud EV Pro 2024 sekitar Rp 230 juta, BYD M6 Superior Rp 310 juta dan BYD M6 Standard Rp 255 juta.

Sementara untuk model yang lebih lama seperti Wuling Air ev Long Range 2022 dilepas sekitar Rp 115 juta dan unit tahun 2023 sekitar Rp 120 juta.

Meski masih tergolong teknologi baru, Kemal menilai depresiasi harga mobil listrik bekas tersebut masih dalam batas yang wajar.

“Wajar, karena teknologi baru dan masih mencari market prove,” tutupnya.

YANG LAINNYA