Pemilik Terperangah, Honda BeAT Posisi Dikunci Setang Lenyap Kurang dari Semenit

Irsyaad W - Kamis, 5 Maret 2026 | 14:00 WIB

Dalam lingkaran merah pelaku yang membawa kabur Honda BeAT milik karyawati di Jalan Papanggo I, Tanjung Priok, Jakarta Utara

GridOto.com -Afifa Nur Aulia (21) terperangah melihat motornya Honda BeAT yang terkunci setang lenyap kurang dari semenit.

Padahal Ia melihat pelaku mengotak-atik lubang kunci, dan saat dihampiri pelaku dan motor matic-nya itu sudah raib.

Honda BeAT Afifa digondol maling berpengalaman saat terparkir di depan tempat kerjanya di Jalan Papanggo I, Tanjung Priok, Jakarta Utara, (3/3/26) pagi.

Afifa yakin, skutik Honda miliknya sudah dikunci setang saat diparkirkan.

"Tiba-tiba lihat ada yang lagi ngutak-ngatik motor, kayak ngerusak kunci. Pas keluar, dia sudah kabur. Cepet banget, enggak sampai semenit," ujarnya saat ditemui di lokasi, (3/3/26) disitat dari Kompas.com.

Ia sempat melihat pelaku seorang pria mengenakan topi dan masker.

Saat menyadari motornya hendak dicuri, Afifa berteriak meminta pertolongan. Sejumlah warga sempat mengejar, namun pelaku melarikan diri.

Baca Juga: Bisa Taklukan Lubang Kunci Motor di Bawah Satu Menit, Dua Pria Dijambak Polisi

Motor tersebut merupakan satu-satunya kendaraan yang ia miliki dan masih dalam masa cicilan kredit.

"Motor satu-satunya. Buat kerja, ya buat keperluan sehari-hari. Masih kredit (motornya)," ucapnya.

Salah satu saksi mata, Ridwan (29), mengaku awalnya mengira teriakan Afifa berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas karena di lokasi tersebut kerap terjadi insiden serupa.

"Saya lihat Afifa teriak maling, sempat ngejar sampai ke ujung ke arah Jalan Sunter. Tapi memang sudah lumayan jauh," terang Ridwan.

Menurut dia, pelaku diduga berjumlah empat orang yang menggunakan dua motor.

Salah satu pelaku disebut bertubuh kurus, masih muda, mengenakan topi dan baju hijau.

Ridwan juga menyebutkan, rekaman CCTV memperlihatkan pelaku hampir terjatuh saat membawa kabur motor korban di dekat gapura.

Ia menduga pelaku panik karena merasa dikejar warga.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tindak lanjut kasus tersebut.

YANG LAINNYA