Peminat Masih Stabil, Begini Kata Yamaha Soal Pasar Motor Bebek di 2026

Wisnu Andebar - Minggu, 1 Maret 2026 | 19:30 WIB

Yamaha Jupiter Z1 2025

GridOto.com - Di tengah dominasi motor matik yang kian tak terbendung, pasar motor bebek rupanya belum benar-benar kehilangan napas. 

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menilai segmen ini memang tidak lagi sebesar beberapa tahun lalu, namun tetap punya ceruk yang stabil dan menjanjikan.

Public Relation, YRA & Community YIMM, Rifki Maulana, mengatakan pasar motor bebek dalam beberapa tahun terakhir cenderung stagnan, tetapi masih bertahan dengan pangsa yang jelas.

“Untuk pasar bebek saat ini, kalau dibilang berkaca dari yang tahun lalu, memang sudah dalam beberapa tahun kondisinya stabil, walaupun tidak besar,” ujar Rifki saat ditemui di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, kontribusi motor bebek terhadap total penjualan Yamaha juga masih terjaga.

Bahkan, porsinya disebut masih berada di atas 5 persen.

“Ada, kalau bicara di atas 5 persen ada,” tegasnya.

Meski bukan lagi tulang punggung seperti era kejayaannya, Yamaha tetap berupaya mempertahankan permintaan di segmen tersebut lewat model-model yang masih dipasarkan saat ini.

“Ya, kami berharap at least dari model yang kami punya saat ini bisa mempertahankan demand tersebut,” lanjut Rifki.

Baca Juga: Yamaha Umbar Promo Ramadan, Servis dan Ganti Oli Jadi Lebih Murah

Saat ditanya model apa yang paling laris di segmen bebek, Rifki menyebut dua nama yang sudah lama dikenal konsumen Indonesia, yakni Yamaha Jupiter Z1 dan Yamaha Vega Force.

“Kalau dari Yamaha, ya di Jupiter Z1, Vega Force,” jelasnya.

Sementara untuk Yamaha MX King 150, Rifki menegaskan karakter pasarnya berbeda.

Model tersebut lebih banyak bermain di ranah hobi dan gaya hidup, bukan sebagai kendaraan operasional atau fleet.

“Untuk MX King 150 pasarnya bicara hobi ya, bukan ke arah fleet,” katanya.

Saat ini, harga Vega Force dipasarkan Rp 19,8 juta, Jupiter Z1 Rp 21,88 juta, dan MX King 150 Rp 28,125 juta on the road (OTR) Jakarta.

Secara industri, pasar roda dua nasional memang menunjukkan tren positif di awal tahun.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan domestik motor pada Januari 2026 mencapai 577.763 unit.

Angka itu naik sekitar 3,1 persen dibandingkan Januari 2025 yang tercatat 560.301 unit.

Sepanjang 2025, total distribusi motor nasional menembus 6.412.769 unit atau tumbuh sekitar 1,3 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 6.333.310 unit.

YANG LAINNYA