GridOto.com – PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih nasional.
Hal ini terlihat dari apa yang ditampilkan PLN Indonesia Power di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 beberapa waktu lalu.
PLN Indonesia Power menampilkan mobil Green Hydrogen sebagai wujud konsistensi perusahaan dalam mengembangkan energi rendah emisi untuk sektor transportasi.
Kehadiran mobil berbasis hidrogen ini sekaligus menegaskan kesiapan PLN IP membangun ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Bernadus Sudarmanta, Direktur Utama PLN Indonesia Power, menegaskan pengembangan green hydrogen merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
“Pengembangan green hydrogen menjadi salah satu pilar penting kami dalam mendukung dekarbonisasi sektor transportasi dan industri, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya domestik,” jelasnya dalam siaran pers resmi.
Baca Juga: PLN Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging Dengan Teknologi Canggih
PLN Indonesia Power juga menghadirkan dummy Hydrogen Refueling Station (HRS) serta teknologi Solar PV.
Langkah ini menunjukkan bahwa pengembangan kendaraan hidrogen tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus dibangun bersama infrastruktur pengisian dan produksi energi yang berkelanjutan.
Dukungan terhadap pengembangan ekosistem ini juga terlihat dari kunjungan Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, ke booth PLN Group sebagai bentuk sinergi percepatan transisi energi bersih di sektor transportasi.
Dindi Wahyu Aldio, Officer Generation and Project Technology Development PLN Indonesia Power, menjelaskan sektor transportasi menyumbang sekitar seperempat emisi karbon global sehingga membutuhkan solusi inovatif.
“Pengembangan hidrogen tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara industri, pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar ekosistem ini tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan," ujar Dindi.
Baca Juga: Makin Mudah, PLN Sediakan 4.655 SPKLU Support Mobilitas EV di 2025
"PLN Indonesia Power telah memulai dari sisi produksi hingga infrastruktur pengisian, dan ke depan kami berharap semakin banyak pihak terlibat untuk bersama-sama menurunkan emisi karbon serta mewujudkan transportasi ramah lingkungan di Indonesia,” paparnya.
PLN Indonesia Power sendiri mengembangkan hidrogen hijau yang diproduksi dari energi terbarukan seperti tenaga surya dan panas bumi, sehingga energi bersih tidak hanya hadir saat digunakan, tetapi juga sejak proses produksinya.
Melalui langkah ini, PLN Indonesia Power optimistis hidrogen akan menjadi bagian penting dalam transisi energi nasional.
Bukan hanya untuk sektor transportasi tetapi juga pembangkitan listrik dan industri, sekaligus memperkuat arah Indonesia menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.