GridOto.com - Biasanya aki lithium dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal jika dibandingkan aki konvensional.
Berdasarkan pantauan di beberapa marketplace, aki lithium untuk motor umumnya dijual mulai harga Rp 1 jutaan.
Harga aki lithium ini lebih mahal karena material yang digunakan berbeda dengan aki konvensional, dan beberapa komponennya masih diimpor dari luar negeri.
Lantas mengapa Dharma Connect (DC Battery) bisa jual aki lithium mulai dari Rp 300 ribuan?
Baca Juga: Pakai Teknologi Baterai Mobil Listrik, Ini 3 Kelebihan Aki Motor Lithium
"Kenapa harganya bisa murah? Kami bangga mengakui kalau baterai ini buatan Indonesia," buka Alexander Septian, Deputy Head Of Business Development Dharma Polimetal (Dharma Connect) kepada GridOto.
Kata Septian, beberapa komponennya sudah dibuat di pabrik sendiri yang membuat ongkos produksinya lebih terjangkau.
"Ada beberapa bagian yang sudah bikin sendiri di pabrik di Cikarang," kata Septian.
"Walaupun plat lithium-nya belum ya, tapi seperti balancer sudah bikinan sendiri," tambahnya.
Baca Juga: Cocok Buat Honda Vario 125 Hingga PCX, Segini Harga Aki Lithium DC Battery
Lanjut Septian juga bercerita kalau DC Battery merupakan bagian dari Dharma Group.
"Dharma Group ini bergerak di produksi komponen otomotif, seperti frame, pelek, plastic injector, wiring harness," kata Septian.
"Begitu juga untuk cover atau plastik aki lithium ini sudah diproduksi semua dengan metode khusus sehingga lebih kedap terhadap air," tambahnya.
DC Battery mengaku kalau aki lithium besutannya sudah memenuhi tingkat komponen dalam negeri atau TKDN lebih dari 40 persen.
"Sehingga kandungan TKDN sudah mencapai lebih dari 40 persen," tutupnya saat ditemui di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta.
Pantas harganya bisa lebih terjangkau, ternyata kandungan komponen dari dalam negerinya sudah tinggi.